Genjot Produksi Bawang Putih, Kementan Beri Bantuan Petani di Jatim

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 26 Jun 2021 18:47 WIB
Bantuan untuk Petani Lumajang
Foto: Kementan
Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) kini tengah fokus meningkatkan kawasan pertanaman bawang putih. Menurut Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, program perluasan pertanaman bawang putih ini akan menjadi pengungkit kesejahteraan petani.

Saat meninjau pertanaman bawang putih di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur, pihaknya memberikan bantuan APBN berupa 2 unit kendaraan roda 3, benih bawang putih, pupuk hayati cair dan mulsa untuk 20 hektare senilai Rp 320 Juta kepada kelompok tani Kayu Manis yang diketuai Anto.

"Insyaallah semoga ini nanti jadi cikal bakal bangkitnya bawang putih lokal di Lumajang. Saya yakin bawang putih kita memiliki khas tersendiri yaitu wangi yang lebih tajam dan rasa lebih pedas," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/6/2021).

Dia menuturkan selain memberikan bantuan sarana produksi dan pascapanen pertanian, pihaknya juga melakukan penanaman bibit bawang putih di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang Jawa Timur bersama petani.

"Penanaman dilakukan pada musim hujan saat ini dan panennya diperkirakan pada musim kemarau nanti, hal ini disinyalir dapat meningkatkan produksi, sehingga mampu memenuhi permintaan pasar," jelasnya.

Diketahui, tahun ini seluas 20 hektare bawang putih terkonsentrasi di dua desa yang menjadi sentra bawang putih ke depannya. Sebagai program unggulan Ditjen Hortikultura, diharapkan dari Sabang sampai Merauke akan terkenal dengan komoditas unggulannya masing-masing.

Petani Bawang Putih yang tergabung dalam Kelompok Tani Kayu Manis, Anto Wijatniko mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan dari Kementan. Anto juga memuji program yang dicanangkan Mentan Syahrul Yasin Limpo karena langsung dirasakan dampaknya oleh petani.

"Pokoknya kalau program Pak Mentan itu langsung kita bisa rasakan, ini lihat Mas, Pak Dirjen Hortikultura ngajak kita diskusi, ngasih kita ilmu bertani, dan tentunya menasihati kita agar bantuan pemerintah dimanfaatkan sebaik-baiknya, utamanya kendaraan itu dijaga pergantian olinya," pungkasnya.

(ncm/ega)