Temukan 2 Tindak Pidana Adelin Lis, Bareskrim: Kewenangan Imigrasi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 11:47 WIB
Kejaksaan Agung memulangkan Adelin Lis, buron pembalakan liar selama 10 tahun. Terlihat, Adelin melangkah di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.
Adelin Lis (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri bersama Ditjen Imigrasi dan Atpol (Atase Polri) Singapura mengusut pemalsuan paspor yang dilakukan oleh terpidana pembalakan liar Adelin Lis. Hasilnya, Bareskrim menemukan dua dugaan tindak pidana Adelin selama menjadi buron, yakni memalsukan paspor dan memberi keterangan yang tidak benar.

"Hasil koordinasi dan penyelidikan bersama Ditjen Imigrasi serta dengan Atpol Singapura, diketahui dua hal dugaan tindak pidana yang telah dilakukan oleh buron AL alias HL selama pelariannya," ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi melalui pesan singkat, Rabu (23/6/2021).

"Adelin dengan sengaja: menggunakan dokumen perjalanan RI (paspor) yang diketahui atau patut diduga palsu atau dipalsukan dan/atau memberikan data tidak sah atau keterangan yang tidak benar untuk memperoleh dokumen perjalanan RI bagi dirinya sendiri," sambungnya.

Andi menyebut dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Adelin itu diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Sehingga, kata Andi, selanjutnya kasus pemalsuan itu menjadi kewenangan PPNS Keimigrasian.

"Semua substansi kedua perbuatan melawan hukum atau TP tersebut secara khusus telah diatur di dalam UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (vide Pasal 126 huruf a dan c) dan penegakan hukumnya menjadi kewenangan PPNS Keimigrasian berdasarkan asas lex specialis derogat legi generali," papar Andi.

Meski demikian, Andi menyatakan Polri tetap berkoordinasi dengan PPNS Keimigrasian dalam proses penyidikannya. Selain itu, Andi mengatakan Polri akan membantu Imigrasi dalam penyerahan barang bukti berupa paspor palsu Adelin yang masih diamankan di Singapura.

"Dalam pelaksanaan proses penyidikan, PPNS Keimigrasian berkoordinasi dengan penyidik Polri. Termasuk bantuan penyerahan barang bukti dokumen perjalanan RI (paspor) asli tapi palsu yang masih diamankan oleh Kedubes RI cq Atpol/SLO Polri di Singapura," terangnya.

Selanjutnya, catatan nama palsu Adelin Lis:

Selanjutnya
Halaman
1 2