Ketua DPRD DKI Sindir Anies Sempat Temui RK Saat Corona Mulai Melonjak

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 20:18 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyindir Gubernur DKI Anies Baswedan yang sempat bertemu dan makan bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK) di tengah kasus COVID-19 DKI yang mulai melonjak. Dia meyakini Anies berambisi maju dalam Pilpres 2024.

"Ya kalau arah-arah sudah terlihatlah (berambisi nyapres). Di situasi pandemi COVID ini dia berkeliling di luar Jakarta. Kemarin dia makan bareng Ridwan Kamil di IPDN. Padahal Jakarta sekarang sedang prihatin dengan COVID. Terlihat dengan adanya kemarin Lebaran," kata Prasetio di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2021).

Politikus PDIP itu mengaku tak keberatan jika Anies berniat maju dalam Pilpres 2024. Namun dia mewanti-wanti agar Anies tak melupakan tanggung jawabnya sebagai gubernur. Hal inilah yang menjadi alasannya melemparkan pantun bernada sindiran saat rapat paripurna HUT DKI Jakarta Ke-494 hari ini.

"Cita-citanya kan dia mau jadi capres 2024, ya sah-sah saja kan saya bilang. Tapi beresin dong masalah di Jakarta dulu. Itu yang saya sedikit menyinggung gubernur," sebutnya.

"Jadi saya membuat pantun terakhir itu mengingatkan kepada Pak Gub supaya berkonsentrasilah masalah Jakarta dengan adanya pandemi COVID varian yang kedua ini. Kalau nggak pemerintah daerah ada di tengah-tengah masyarakat, masyarakat juga nggak mengerti bagaimana sih orang terpapar COVID," sambungnya.

Salah satu permasalahan yang disoroti Prasetio ialah peran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang dinilai terlalu sentral. Menurutnya, hal ini membuat pembangunan di Jakarta menjadi lambat.

"Keterlibatan TGUPP sangat luar biasa, akhirnya SKPD tidak berani penyerapan anggaran karena terhambat semua. Ini bukan, sekali lagi, saya mengada-ada. Ada terlibatlah masalah sekarang, kepala dinas semua plt. Itu kan fungsinya nggak berjalan. Semua terkendala kepentingan yang lebih di atas daripada kepala dinas," ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melaksanakan salat berjemaah dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Kabupaten Sumedang, Jumat (11/6/2021). Tak hanya itu, keduanya juga terlihat akrab sarapan di sebuah rumah makan pada hari yang sama.

Pertemuan kedua kepala daerah itu dinilai sebagai kode keras agar ada partai politik yang menggaet keduanya untuk maju dalam Pilpres 2024.

"Tentu saja itu kode keras agar dilirik partai politik. Selain terus berusaha menciptakan momen politik, tentu saja Anies-RK sedang kerja keras untuk dapat dukungan parpol. Salah satu dengan terus menjaga popularitas dan elektabilitasnya tetap kuat. Tanpa itu semua daya tawar Anies-RK bakal lemah," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno kepada wartawan.

Simak video 'Waspada! Ini Daftar 10 Titik Zona Merah di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/knv)