Bertemu Ombudsman, Wagub Sumut Janji Selesaikan Sistem PPDB yang Kacau

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 21:00 WIB
Wagub Sumut Ijeck bertemu perwakilan Ombudsman Sumut (Foto: Istimewa)
Wagub Sumut Ijeck bertemu perwakilan Ombudsman Sumut (Foto: Istimewa)
Medan -

Ombudsman perwakilan Sumatera Utara (Sumut) menemui Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (Ijeck) soal sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang dianggap kacau. Wagub Ijeck pun berjanji kepada Ombudsman bakal menyelesaikan masalah ini dengan cepat.

"Jadi begini, ini Ombudsman tadi berkesimpulan akhirnya harus menemui Pak Wagub ya. Karena melihat situasi yang terjadi PPDB sekarang. Sebagaimana kita ketahui sejak tanggal 7 Juni sampai hari ini itu kan persoalannya masih betul-betul belum beres. Saya melihat stagnan, tidak bisa bergerak. Nggak ada progres," kata Kepala Ombudsman Sumut Abyadi Siregar dimintai konfirmasi, Jumat (18/6/2021).

Menurut Abyadi, sulit diaksesnya sistem PPDB di Sumut membuat banyak orang mengeluh. Apalagi, hal itu juga mempengaruhi psikologis anak.

"Penyebabnya tentu karena itu tadi, sementara di sisi lain masyarakat terus bertanya kemudian juga bahkan ada yang menyampaikan anaknya sudah stres soal PPDB yang nggak bisa diakses. Nah situasi inilah yang membuat Ombudsman berkesimpulan mengambil keputusan menemui Pak Wagub. Saya telepon Pak Wagub dan beliau langsung menerima kita," ucap Abyadi.

Di depan Ijeck, kemudian Abyadi menyampaikan berbagai persoalan. Dia khawatir selama ini Gubernur dan Wagub Sumut mendapatkan informasi yang tidak berimbang.

"Saya sampaikan berbagai persoalan, tujuan menemui Pak Wagub tentu selain persoalan tadi yang sudah berakumulasi, sudah stagnan PPDB. Juga mengharapkan supaya ada informasi yang berimbang kepada Pak Wagub, kepada Pemprov, kepada Pak Gubernur. Saya khawatir selama ini Pak Gubernur dan Pak Wagub menerima informasi yang ABS (asal bapak senang) sehingga mungkin mereka selama ini tidak merespons yang begitu berarti terhadap penanganan penyelesaian PPDB," sebut Abyadi.

"Ombudsman sudah berteriak supaya Pak Gub segera mengambil tindakan. Tapi sampai sejauh ini kita lihat belum ada respons yang betul-betul berarti. Jadi harapan saya tadi, menemui Pak Wagub juga sebagai untuk memberi informasi berimbang. Supaya Pak Gub dan Pak Wagub tidak hanya menerima informasi yang ABS (asal bapak senang)," ucap Abyadi.

Kemudian, Abyadi juga menyampaikan bahwa adanya kesalahan dari dinas pendidikan dalam memilih vendor yang menangani aplikasi PPDB tersebut. Dia menduga pemilihan pihak ketiga itu berdasarkan kedekatan semata.

"Saya sampaikan adalah kesalahan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sumut dalam menentukan atau menetapkan atau memilih pihak ketiga atau vendor dalam menangani aplikasi PPDB ini. Saya menduga Disdik itu memilih vendor itu justru bukan dilandasi oleh orientasi untuk keberhasilan agar PPDB berhasil dengan baik, bukan itu. Tapi dugaan saya adalah karena ada faktor kedekatan kepada vendor tertentu. Itu yang saya lihat persoalannya," ujar Abyadi.

Abyadi mengungkapkan, Ijeck pun merespons dengan baik apa yang disampaikan Ombudsman. Ijeck disebut bakal segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Syukur Pak Wagub tadi merespons dengan cukup baik. Beliau langsung bicara akan segera ini saya selesaikan. Saya akan tindaklunjuti. Pasti ada tindakan cepat, kata beliau. Dan sore ini akan panggil Pak Kadisdik katanya," sebut Abyadi.

(mae/mae)