Polisi Duga Wanita Hamil Tewas di Septic Tank Dibunuh Suami

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 16 Jun 2021 12:02 WIB
Jasad seorang wanita ditemukan tewas dalam septic tank (Dok Istimewa)
Jasad seorang wanita ditemukan tewas dalam septic tank (Dok. Istimewa)
Pekanbaru -

Polisi memburu suami wanita hamil, Siti Hamidah (31), yang ditemukan tewas di dalam septic tank di Kampar, Riau. Polisi memburu pria bernama Alex Iskandar itu setelah menemukan cincin hingga motor Siti di rumah keluarga Alex.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menyebut tim gabungan mengamankan barang-barang milik Siti di rumah orang tua Alex di Sumatera Barat. Barang-barang itu disita dari adik Alex.

"Barang bukti yang diamankan berupa satu sepeda motor milik korban. Disita dari adik diduga pelaku," kata Narto saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/6/2021).

Narto mengatakan cincin emas milik Siti juga disita dari ibu Alex. Ada juga satu unit ponsel yang disita dari anaknya.

"Saat ini tim gabungan sudah melakukan olah TKP. Termasuk meminta keterangan terhadap delapan orang saksi, tetapi masih ada lagi saksi yang sudah dijadwalkan," ujar Narto.

Sejumlah barang bukti itu ditemukan setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dia optimistis pelaku segera ditangkap.

"Doakan saja, tim opsnal kita masih terus memburu pelaku. Yakin akan segera bisa ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Narto.

Sebelumnya, warga di Km 9 Garuda Sakti, Kampar, digegerkan oleh penemuan mayat wanita di dalam galian septic tank. Wanita tersebut ditemukan tewas dalam kondisi hamil besar.

"Kita dapat laporan dari keluarga korban di lokasi ada bau tidak enak. Langsung kami ke lokasi, di mana sebelumnya ada kabar si korban ini hilang," kata Kanit Reskrim Polsek Tapung Iptu Lambok Hendriko, Rabu (9/6).

"Kita dan keluarga cek, lihat ada sesuatu mencurigakan. Kita galilah dari sumber bau itu dan ditemukan mayat korban, Siti," sambungnya.

Suami dan Anak Korban Menghilang

Adik kandung Siti, Siti Nur Hassanah (28), mengatakan keluarganya telah 20 hari mencari Siti setelah dinyatakan hilang pada 21 Mei 2021. Dia mengatakan suami Siti sempat ikut melakukan pencarian seolah-olah dia ditinggal istri.

"Selama 20 hari kami mencari ke rumah si A, si C. Malah suaminya ini ikut satu mobil sama kita, seakan dia korban ditinggalkan istrinya," ujar Nur kepada wartawan, Selasa (9/6).

Nur menyebut dia datang ke rumah Siti di Km 9 Garuda Sakti, Kampar. Namun rumah itu dalam keadaan kosong karena ditinggal pulang kampung oleh suami Siti.

"Suaminya pulang kampung beberapa hari ini. Kita minta kunci dititipkan ke kita, tapi dia tak mau. Kita curiga dia lebih memilih menitipkan ke karyawannya. Kita geledah, tetapi tidak ada di rumah kakak (korban)," katanya.

Saat akan pulang, Nur dan keluarga tiba-tiba dihampiri karyawan suami Siti. Karyawan itu, katanya, mengaku pernah diminta menggali septic tank pada malam hari.

Simak juga '5 Warga Garut Tenggelam di Septic Tank, 3 di Antaranya Tewas':

[Gambas:Video 20detik]

(ras/haf)