Momen Haru Brimob Video Call Azani Anak Pertama di Sela Kejar Teroris MIT

Jabbar Ramdhani - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 13:08 WIB
Brimob adzani putra pertama via video call
Brimob mengazani putra pertama via video call. (Screenshot IG humas_korps_brimob).
Jakarta -

Seorang anggota Brimob tampak terduduk memegang ponsel. Terdengar dia sedang melantunkan azan.

"Hayya 'alash sholah. Hayya 'alash sholah. Hayya 'alal falah. Hayya 'alal falah. Allahu akbar. Allahu akbar. Lailahailallah," ucap anggota Brimob tersebut.

Tampak di layar ponselnya ada tampilan muka bayi. Ponsel itu dipegang dengan kedua tangannya, seolah-olah sedang menggendong bayi yang sedang diazani.

Suara pria tersebut terdengar lirih saat melantunkan azan. Kalimat per kalimat diucapkannya secara perlahan dan dengan suara yang tidak kencang.

Lantunan azan yang diucapnya diiringi suara alami hutan: angin berdesir hingga suara jangkrik. Setelah melantunkan azan, anggota Brimob itu terus memandangi wajah bayi yang tampak di layar ponselnya.

Momen haru itu diabadikan seorang rekannya yang merekam video dari belakang. Rekannya juga lalu meminta anggota Brimob tersebut tetap kuat.

Video ini ramai beredar di media sosial, salah satu yang mengunggah ialah akun Instagram Humas Korps Brimob Polri, @humas_korps_brimob.

"Brimob, sekeras dan setangguh apa pun tetaplah seorang ayah dan kepala keluarga. In frame, personel Brimob Sulteng yang mengazankan putranya yang baru lahir dari medan penugasan Operasi Madago Raya," demikian keterangan dalam postingan tersebut.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) Kombes Didik Supranoto menerangkan bahwa pria dalam video tersebut ialah anggota Brimob yang bertugas dalam Operasi Madago Raya di Poso, Sulteng. Anggota Brimob tersebut bernama Bharatu Muhibin Utama.

"Pada saat anaknya lahir Kamis 10 Juni 2021 jam 16.34 WIB, yang bersangkutan memberikan azan dan iqomah melalui video call karena tidak bisa menunggu kelahiran anak pertamanya," kata Kombes Didik, Sabtu (13/6/2021).

Sesuai anjuran dalam agamanya, Bharatu Muhibin melantunkan azan dan ikamah ketika anaknya baru lahir. Hal itu dijalankannya meski dalam situasi tidak sepenuhnya aman karena sedang berhadapan dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Diketahui, anak dan istri Bharatu Muhibin berada di Kalimantan Barat (Kalbar).

"Anak pertamanya diberi nama Muhamad Zhafran Alfahri. Istri yang bersangkutan melahirkan di Kabupaten Sintang, Kalbar," ujarnya.

Simak juga 'Haru dan Khidmat Penyambutan Jenazah Polisi yang Gugur Ditembak KKB':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/gbr)