Terpopuler Sepekan

Penangkapan Massal Preman Usai Jokowi Telepon Kapolri

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 10:07 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri dan Kapolres Metro  Jakarta Utara Guruh Arif Darmawan melakukan rilis kasus penangkapan pelaku pungutan liar (pungli) supir kontainer di kawasan Polres Jakarta Utara, Jumat (11/6).
Tampang Para Pelaku Pungli yang Dibekuk di Tanjung Priok (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena mendengar keluhan para sopir truk soal preman di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Polisi langsung bergerak dan menangkap preman-preman di Tanjung Priok.

Dalam siaran YouTube Satpres, Jokowi bertemu dengan para sopir truk saat meninjau vaksin di Jakarta Intenational Container Terminal (JICT) Tanjung Priok. Saat itulah para sopir mencurahkan keluhan mereka soal preman.

Jokowi kemudian menelepon Kapolri disaksikan para sopir. Dia meminta Kapolri menangkap pelaku pungli dan preman di Tanjung Priok.

"Pak Kapolri, pagi, nggak ini saya di Tanjung Priok banyak keluhan dari para driver kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar, pungli, di Fortune, di NBC PT, kemudian di Depo Dipa, pertama itu, yang kedua juga kalau pas macet itu banyak driver-driver yang dipalak sama preman-preman, ini keluhan ini tolong bisa diselesaikan, itu aja Pak Kapolri," kata Jokowi seperti dalam video yang disiarkan YouTube Setpres, Kamis (10/6/2021)

Tak hanya di Tanjung Priok, operasi preman pun dilakukan polisi. Hasilnya, preman-preman di daerah-daerah lain pun ikut ditangkap.

Berikut ini lini masa telepon Jokowi hingga penangkapan preman-preman

10 Juni 2021

Jokowi Telepon Kapolri

Sekitar pukul 10.00 WIB, Presiden Jokowi beserta rombongan mengecek vaksinasi COVID-19 di Pelabuhan Tanjung Priok. Namun kunjungan presiden tak hanya soal vaksin, tapi juga mendengarkan keluhan para sopir truk.

Di sana, Jokowi mendapat keluhan soal adanya pungutan liar dan keberadaan preman. Dia langsung menelepon Kapolri Jenderal Sigit, meminta preman dan pungutan liar diselesaikan.


24 Preman Langsung Ditangkap di Tanjung Priok

Polres Jakarta Utara menyampaikan, ada 24 orang preman ditangkap di wilayahnya. 24 orang itu diamankan dari dua lokasi berbeda, yaitu di PT Dwipa Kharisma Mitra Jakarta KBN Marunda dan Depo PT Greating Fortune Container (GFC).

"24 orang ini diamankan dengan berbagai tugas ada yang bertindak sebagai penguntit, ada yang pengemudi terus sekuriti di sana. Soalnya kalau mereka (sopir truk) tidak bayar akan dipersulit," ujar kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan, Kamis (10/6).


11 Juni 2021

Kapolri Minta Polisi Berantas Preman

Kapolri memberikan arahan kepada seluruh jajaran Polda dan Polres untuk memberantas aksi premanisme. Dia meminta polisi tegas karena preman dinilai sudah mengganggu masyarakat.

"Seluruh polda dan polres jajaran harus menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan. Hal itu demi menjamin keselamatan dan memberi rasa tenang kepada masyarakat," ujar Sigit melalui keterangan tertulis, Jumat (11/6).

Polisi Umumkan 49 Preman di Tanjung Priok Ditangkap

Polis merilis penangkapan 49 orang preman yang disebut melakukan pungli di Kawasan Tanjung Priok. Ke-49 orang itu dari berbagai kelompok.

"Yang kami amankan ada 49 orang dengan peran masing-masing dengan kelompok dan pos masing-masing diamankan. Dari ruang lingkup Polres Jakut mengamankan 42 orang dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok 7 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021).

22 Preman di Jakbar Ditangkap

Polres Jakarta Barat menangkap 22 preman yang diduga melakukan pungli kepada sopir truk di Kalideres, dan Cengkareng. Polisi amankan sejumlah barang bukti berupa sejumlah uang dan senjata tajam.

Simak video 'Detik-detik Penangkapan Sejumlah Pelaku Pungli di Tanjung Priok':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2