Round-Up

3 Bulan Kurang Aset Pertamina Kebakaran: Kilang Balongan-Tangki Cilacap

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 06:27 WIB
Tangki Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah terbakar Jumat malam (11/6/2021). Pertamina menjelaskan jika tangki yang terbakar merupakan tempat memproduksi benzene.
Tangki Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah terbakar Jumat malam (11/6/2021) (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)

2 Bulan Kemudian: Tangki Pertamina di Cilacap Kebakaran

Berselang dua bulan kemudian, aset besar Pertamina kembali mengalami kebakaran. Peristiwa ini terjadi di tangki kilang Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah.

"Kebakaran tangki di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah ini terjadi pada pukul 19.45 (11/06) dan penyebab kebakaran masih belum diketahui," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap-Sub Holding Refining & Petrochemical Pertamina, Hatim Ilwan, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/6).

Terpisah, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar F Sutisna mengatakan, kebakaran terjadi di Tangki T39 kompleks Kilang Paracilin PT Pertamina RU IV Cilacap.

Kebakaran ini dilaporkan terjadi pada sekitar pukul 19.45 WIB. Saat itu hujan deras dan petir menyambar-nyambar di lokasi kejadian.

Kebakaran di tangki kilang Pertamina Cilacap telah padam pada Jumat (11/6) sekitar pukul 21.00 WIB. Iskandar menyebut saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi hujan lebat.

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Polisi menduga kebakaran terjadi akibat sambaran petir.

"Iya kemungkinan besar (diduga tersambar petir). Karena saat kejadian hujan dan petir. Tapi masih harus diselidiki," ujar Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi, kepada detikcom, Jumat (11/6).

Leganek mengungkap saat kejadian lokasi diguyur hujan deras dan petir menyambar selama sekitar pukul 19.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Dia juga memastikan lokasi saat ini telah steril dari pihak-pihak yang tak berkepentingan, termasuk warga.

Tangki yang terbakar disebut berisi benzene. Meskipun terjadi kebakaran, Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG untuk masyarakat tetap aman. Polisi mengungkap tak ada korban dari kejadian tersebut.

Kawasan kilang Pertamina RU IV Cilacap masih mengepulkan asap hitam. Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tadi malam.

Kebakaran Kilang Pertaminan CilacapKebakaran Kilang Pertaminan Cilacap (Foto: Istimewa)

"Tangki yang terbakar adalah area 39, di situ ada 7 tangki dan yang terbakar semalam adalah muncul api di bundwall. Bundwall itu pembatas dari 7 tangki dikelilingi oleh bundwall. Nah muncul apinya di antara tangki, dekat tangki 205," kata General Manager (GM) Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap Joko Pranoto kepada wartawan, Sabtu (12/6).

Joko menjelaskan area yang terbakar tadi malam terjadi di area 39, tepatnya di sekitar tangki 205. Dia menyebut muncul titik api tambahan dari pipa keluaran di outlet nose flare tepatnya dari area 39 tangki 203.

Ahok Buka Suara

Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok angkat bicara terkait kasus terbakarnya tangki 205 di area 39 kompleks Pertamina RU IV Cilacap. Dia mengaku masih menunggu laporan resmi.

Ahok mengatakan, Senin (14/6) mendatang, seusai rapat umum pemegang saham (RUPS), Komite Audit dan jajaran komisaris akan meninjau langsung ke lokasi. Eks Gubernur DKI Jakarta ini meminta kasus ini diusut tuntas.

"Saya hanya minta dipastikan tidak terjadi kelalaian dengan pembiaran meluapnya muatan tangki," ujar Ahok kepada detikcom, Sabtu (12/6).

"Jangan mirip adanya dugaan seperti itu di kejadian Balongan. Perwira yang bertugas di control room harus diketahui siapa mereka," sambungnya.

Kilang Cilacap merupakan satu dari enam kilang Pertamina, dan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari. Kilang ini memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas, serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.


(jbr/eva)