detikcom Do Your Magic

Wawalkot Jakpus Cek Trotoar Rawasari yang Kerap Jadi Area Parkir

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 07 Jun 2021 13:17 WIB
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengecek kondisi di trotoar Rawasari, 7 Juni 2021. (Dok Pemkot Jakpus)
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengecek kondisi di trotoar Rawasari, 7 Juni 2021. (Dok Pemkot Jakpus)
Jakarta -

Pemerintah Kota Jakarta Pusat (Pemkot Jakpus) kini mulai menertibkan tempat parkir yang berada di trotoar di seberang Halte Kayu Putih Rawasari, Jl Jendral Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengecek langsung kondisi di trotoar Rawasari.

Irwandi menerangkan, pengecekan trotoar Rawasari dilakukan pagi tadi bersama Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat. Irwandi mengklaim kondisi trotoar Rawasari kini aman dari parkir mobil.

"Sudah saya monitor parkir di Jl Jenderal Ahmad Yani, Rawasari aman, ditungguin Sudinhub (Suku Dinas Perhubungan)," kata Irwandi melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengecek kondisi di trotoar Rawasari, 7 Juni 2021. (Dok Pemkot Jakpus)Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengecek kondisi di trotoar Rawasari, 7 Juni 2021. (Dok Pemkot Jakpus)

Sebelumnya, Irwandi pernah menyebutkan, pihaknya akan mengkaji perihal pembatas untuk trotoar di Seberang Halte Kayu Putih Rawasari itu. Pemkot Jakpus, kata Irwandi, akan mengkoordinasikannya terlebih dahulu ke Dinas Bina Marga DKI.

"Nanti saya koordinasikan dengan Bina marga ya," kata Irwandi melalui pesan singkat kepada wartawan, Kamis (3/6).

Terpisah, Humas Pemkot Jakpus, Shendy Adam, mengatakan pejabat di lingkungan Pemkot Jakpus pun telah meninjau trotoar di Rawasari. Pihaknya mengkaji solusi yang bersifat permanen agar trotoar tidak lagi dijadikan area parkir roda empat.

"Yang saya pantau tadi siang ada yang meninjau ke sana, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Camat Cempaka Putih, serta sejumlah perwakilan Suku Dinas," tutur Adam.

"Hasil telusuran saya, selanjutnya pihak terkait akan mengkaji solusi masalah yang sifatnya permanen," imbuhnya.

(whn/dnu)