Komnas HAM: Hasil Autopsi Jenazah Pendeta Yeremia Keluar 1-2 Bulan ke Depan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 18:18 WIB
Jakarta -

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyaksikan proses autopsi jenazah Pendeta Yeremia Zanambani, yang tewas di Distrik Hitadipa, Intan Jaya, Papua, yang dilaksanakan kemarin secara terbuka. Komnas HAM menyebut hasil autopsi jenazah Pendeta Yeremia akan keluar pada satu hingga dua bulan ke depan.

"Autopsi Sabtu (5/6) sekitar pukul 09.00 WIB di Hitadipa, Intan Jaya. Hasil autopsi ini kemungkinan antara satu sampai dua bulan, karena ada beberapa bagian yang memang diambil dan memakan waktu secara saintifik untuk dibuktikan, apakah betul mati karena pendarahan akibat tembakan atau kematian yang lain, apakah betul ada tindakan-tindakan kekerasan lain di luar soal penembakan itu. Nah itu diuji saintifik. Kami mendapat penjelasan prosesnya bagaimana dan sebagainya dan kami apresiasi," kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Choirul anam dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (6/6/2021).

Anam menerangkan bagian tubuh dan beberapa benda yang menempel di tubuh jenazah Pendeta Yeremia sedang diuji di laboratorium forensik maupun saintifik di salah satu universitas. Komnas HAM sangat mengapresiasi langkah Polda Papua beserta Polres Intan Jaya untuk mengusut tuntas kasus ini.

"Kami berharap memang, setelah dilihat, diautopsi, beberapa bagian dari tubuh dan beberapa benda yang ada, yang menempel di tubuh, sedang diuji di laboratorium forensik maupun diuji di laboratorium saintifik yang ada di sebuah universitas," ujar Anam.

"Jadi memang semangat untuk proses ini independen, kami melihatnya bagus. Oleh karenanya, kami juga dalam konteks ini mengapresiasi Polda Papua, khususnya Polres Intan Jaya," imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri melakukan autopsi terhadap jenazah Pendeta Yeremia Zanambani, yang tewas karena ditembak oknum TNI. Upaya autopsi sebelumnya tertunda karena ada penolakan dari keluarga.

Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan sebelumnya mengungkapkan mengenai autopsi kepada jenazah Pendeta Yeremia. Sandi menyebut autopsi itu memang direncanakan pada Sabtu (5/6).

"Pelaksanaan autopsi Pendeta Yeremia Zanambani direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2021," kata Sandi kepada wartawan, Rabu (2/6).

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.