Masuk Wilayah Lombok Utara, Siap-siap Ikut Swab Antigen

Khoirul Anam - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2021 19:33 WIB
Polres Lotara gelar swab antigen acak bagi warga yang melintas.
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Kepolisian Resor Lombok Utara bersama Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Lombok Utara terus melakukan pencegahan laju penyebaran COVID-19. Salah satu caranya dengan mengadakan swab antigen secara acak kepada masyarakat.

Polres Lotara gelar swab antigen acak bagi warga yang melintas.Foto: Polda NTB

Hal tersebut dimasifkan untuk mendukung dan mewujudkan program Kampung Sehat Jilid II yang digagas Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K MH.

Kepala Kepolisian Resor Lombok Utara Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah, melalui Paur Humas Polres Lotara Bripka Wiswakarma menyampaikan kegiatan swab antigen secara acak dilaksanakan di depan kantor Camat Pemenang KLU. Adapun kegiatan difokuskan kepada masyarakat yang melintas baik pengguna roda dua dan roda empat.

Polres Lotara gelar swab antigen acak bagi warga yang melintas.Foto: Polda NTB

"Sasaran kita fokuskan kepada warga yang melintas baik pengendara roda dua maupun roda empat. Kami harus tetap gencarkan sosialisasi dan upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 di daerah Kabupaten Lombok Utara," ujar Wiswakarma dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/6/2021).

Wiswakarma mengungkapkan total pengendara/orang yang mengikuti swab antigen sebanyak 15 orang, dengan hasil 15 orang tersebut dinyatakan negatif. Dia juga mengimbau agar seluruh Polong Renten masyarakat KLU tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, yakni dengan memakai masker, mencuci tangan dengan handsanitizer, dan menghindari kerumunan massa.

Polda NTBFoto: Polda NTB

"Ini semua sebagai langkah dan keseriusan Polres Lombok Utara bersama TNI dan Pemda KLU dalam menekan laju penyebaran COVID-19 di KLU hingga bisa menurun dari zona orange ke zona hijau. Hal ini juga bertujuan mendukung kebijakan Kapolda NTB melalui program Kampung Sehat II untuk bisa mewujudkan tatanan hidup baru masyarakat NTB, khususnya di KLU agar tercipta situasi aman, kondusif, masyarakat sehat dan produktivitas masyarakat KLU bisa tetap berkesinambungan," tandasnya.

(fhs/ega)