Pelaku Pariwisata di Sembalun Lombok Timur Mulai Dapat Vaksin

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 21:13 WIB
Polda NTB
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Para pelaku wisata di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai menerima vaksin. Vaksinasi dilakukan agar Kabupaten Sembalun bisa memperoleh status daerah green zone pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama jajaran TNI-Polri melakukan launching Perdana program Vaksinasi Massal dalam rangka Green Zone destinasi wisata di Wilayah Kecamatan Sembalun. Sebanyak 67 orang pelaku pariwisata di Kecamatan Sembalun menerima suntikan vaksin di hari pertama.

"Salah satunya, kita harus mendorong para pelaku usaha pariwisata untuk divaksin. Termasuk, menyiapkan protokol kesehatan sesuai arahan dari pemerintah," ungkap Kapolres Lombok Timur AKBP Tunggul Sinatrio dalam keterangan tertulis, Jumat (4/6/2021).

Tunggul mengatakan vaksinasi pelaku wisata turut mendukung pelaksanaan program Kampung Sehat jilid II gagasan Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal. Ia menyebut keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi agenda prioritas jajarannya. Maka, selain mendukung program vaksinasi bagi pelaku pariwisata, jajaran Polres Lombok Timur melakukan pengawasan di sejumlah tempat wisata.

"Sebagai langkah antisipasi, setiap hari kami menerjunkan personel untuk monitoring ke seluruh destinasi wisata yang ada. Hal itu, untuk memastikan jika para pengelola wisata sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah," kata Tunggul.

Polda NTB Foto: Polda NTB

Ia pun mengimbau pengelola hotel atau penginapan untuk menyiapkan fasilitas cuci tangan dan sabun antiseptic untuk pengunjungnya, terutama di area toilet dan tempat makan. Selain itu, pengelola diimbau melakukan pemeriksaan kondisi tubuh pengunjung dan karyawan serta memastikan kebersihan lokasi secara berkala harus dilakukan.

"Sejauh ini, kami Polres Lombok Timur bersama TNI dan pemerintah daerah mengintensifkan sosialisasi ke seluruh pengelola destinasi wisata yang ada. Alhamdulillah, para pengelola wisata cukup responsif untuk menjalankan edaran dari pemerintah ini. Bahkan, banyak di antaranya yang juga melaksanakan penyemprotan disinfektan secara berkala di lingkungan mereka," papar Tunggul.

Polda NTB Foto: Polda NTB

(akn/ega)