Round-Up

Siasat Nurdin Abdullah Minta Dana Miliaran ke Kontraktor Dibongkar Ajudan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2021 10:11 WIB
Tersangka korupsi, gubernur nonaktif Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah tiba di gedung KPK, Jakarta. Ia menjalani pemeriksaan perdana sejak OTT.
Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah (Ari Saputra/detikcom)

Selanjutnya, jaksa KPK juga bertanya soal kontraktor bernama Ferry Tanriadi, yang juga memberi uang kepada Nurdin Abdullah.

"Kalau Ferry Tanriadi?" tanya jaksa KPK kepada Syamsul dalam sidang.

Syamsul pun kembali bercerita cukup gamblang. Pada Januari 2021, Syamsul mengaku diperintah Nurdin Abdullah untuk menghubungi Ferry Tanriadi.

"Beliau (Ferrry) menyampaikan ada titipan, jadi nanti besok datang. Besok saya datang, Pak Gub juga iya kan," jelas Syamsul.

"Akhirnya saya datang (ke rumah Ferry) kemudian sama, Pak, ada titipan berupa kardus itu, saya bawa ke rujab kembali. Sebenarnya saya tidak buka isinya berapa, tapi sudah dikonfirmasi penyidik, itu isinya Rp 2,2 miliar," kata Syamsul.

Untuk kontraktor terakhir, nama H Momo, yang sebelumnya diungkap eks ajudan bernama Salman kembali diungkap Syamsul. Hanya, sementara Salman mengaku menerima uang dari H Momo dalam sebuah koper, Syamsul mengaku menerima uang dari amplop berukuran sedang.

Bahkan Syamsul mengaku pihak H Momo sendiri yang mengantarkan uang tersebut ke rumah Syamsul.

"Ceritanya sama, setelah H momo sudah menghadap, saya dipanggil Pak Gubernur. Diperintahkan kami menghadap ke H Momo," ungkap Syamsul.

"Saya telepon beliau (H Momo) ada di Makassar. Sekitar jam 11 malam H Momo telepon, saya (mengatakan) 'di rumah saja'," lanjutnya.

Pemberian H Momo kepada Syamsul itu berupa amplop tersebut kemudian dibawa Syamsul ke rujab Nurdin pada keesokan harinya. "Saya bawa besoknya, karena itu sudah malam. Besoknya saya masuk kantor saya serahkan ke beliau (Nurdin Abdullah)," pungkasnya.


(hmw/nvl)