Dicecar Jaksa KPK, Ajudan Benarkan Dana COVID Mengalir ke Kerabat-Staf Nurdin

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 18:00 WIB
Sidang suap Nurdin Abdullah di PN Makassar (Hermawan/detikcom).
Sidang suap Nurdin Abdullah di PN Makassar. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Asri Irwan mengungkap fakta lain di persidangan kasus suap Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif Nurdin Abdullah. Asri mengungkap ada dana penanganan COVID-19 yang mengalir ke kerabat hingga staf khusus Nurdin Abdullah.

"Untuk dana bantuan COVID-19 dari Provinsi, mohon izin Yang Mulia (hakim), kami tanya karena berhubungan dengan barang bukti, Ikbal Fachruddin, ini kah yang dibagi bantuan-bantuan, Carolita Anggara, Nurhidayah, Sri Wahyuni Nurdin, Ibu Metty Anggota DPRD, Pak Salman, Veronica, Nikita, Bapak Rudi, Vian, ini bukan keluarga-keluarga Pak Nurdin Abdullah?" tanya Jaksa Asri kepada saksi Salman di sidang terdakwa Agung Sucipto di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (3/6/2021).

Dalam sidang terdakwa penyuap Nurdin, Agung Sucipto, itu, Jaksa Asri awalnya menanyakan sejumlah hal terkait aliran suap kepada Salman. Salman ialah ajudan Nurdin Abdullah yang kerap diperintahkan mengambil uang dari sejumlah kontraktor.

Terkait nama-nama penerima aliran dana COVID-19 yang ditanyakan Jaksa KPK kepadanya, Salman membenarkan nama-nama tersebut. Dia mengungkap nama-nama itu ada dalam sebuah catatan miliknya, yakni berupa dalam bentuk bukti tanda terima yang sengaja dibuat.

"Mohon izin Pak, jadi bukti tanda terima itu hanya saya buat untuk dokumen pribadi saya sebagai bahan laporan kalau ditanya," kata Salman menjawab pertanyaan Jaksa KPK.

Jaksa Asri lalu kembali bertanya ke Salman soal fakta sebenarnya dari aliran dana COVID-19 tersebut ke nama-nama yang disebutkan. "Faktanya?" tanya jaksa ke Salman.

Salman mengatakan dana itu diberikan untuk sosial. "Memang sebenarnya barang ini ada Pak untuk sosial, untuk siapa yang membutuhkan," jawab Salman.

Mendengar jawaban Salman, Jaksa Asri lalu kembali mengkonfrontir Salman dengan pertanyaan. "Iya, ini kan dibuat sebagai bahan pertanggungjawaban, faktanya ada nggak untuk orang-orang ini?" tanya jaksa lagi.

Salman memastikan nama-nama itu benar adanya menerima dana bantuan COVID. Tapi dia tidak tahu ke mana dana bantuan itu disebar.

"Ada Pak. Cuma mungkin mereka-mereka (nama-nama yang disebutkan) ini yang datang ke saya penyalurannya ke siapa, saya tidak tahu," jelas Salman.

"Tapi memang sampai (dana bantuan COVID-19 diberikan ke nama-nama yang disebut kan)?" tanya Jaksa.

"Siap, sampai," jawab Salman.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Terkait Uang Sitaan Rp 3,5 M, Nurdin Abdullah: Itu Bantuan Masjid

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3