Kemendes Gaet Balai Pustaka Gerakkan 1.000 Taman Baca Desa Digital

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 22:25 WIB
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan menggerakkan program Seribu Taman Bacaan Desa Digital di seluruh Indonesia.
Foto: Dok. Kemendes PDTT
Jakarta -

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan menggerakkan program Seribu Taman Bacaan Desa Digital di seluruh Indonesia. Rencananya, program yang bekerja sama dengan PT Balai Pustaka ini akan mulai dilaksanakan tahun ini.

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi mengatakan hadirnya taman bacaan desa digital di seluruh Indonesia ini akan membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para generasi penerus di desa.

"Kita harap tahun ini juga kita bisa gerakkan Seribu Taman Bacaan Desa Digital. Sehingga seluruh anak-anak desa di Indonesia bisa hobi dan gemar membaca," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Jumat (4/6/2021).

Dalam peresmian Taman Bacaan Desa Digital di Kampung Waigama, Distrik Misool Utara, Kabupaten Raja Ampat ia mengatakan desa-desa di Indonesia membutuhkan SDM yang cerdas dan pintar. Tujuannya, untuk dapat mengelola kekayaan sumber daya alam yang ada.

Ia pun menilai kolaborasi antara ketersediaan sumber daya alam dan SDM yang berkualitas akan membuat Indonesia menjadi negara maju yang hebat.

"Negara-negara maju itu maju bukan karena kekayaan alamnya, tapi karena orangnya pintar-pintar. Jadi Indonesia ini alamnya kaya, ditambah orangnya pintar-pintar, maka negara ini akan menjadi sangat hebat," terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Balai Pustaka, Achmad Fachrodji mengatakan pustaka desa digital yang telah dibangun ini dapat diakses tanpa membutuhkan koneksi internet. Ia mengungkap pustaka desa digital menyediakan ribuan buku digital dan ragam video edukasi yang bisa diakses oleh masyarakat, terutama anak-anak.

"Harapannya perpustakaan desa digital ini bisa bermanfaat. Tanpa terkoneksi internet tetap bisa dipakai," jelas Achmad.

Ia mengatakan Kemendes PDTT bersama PT Balai Pustaka akan terus menggerakkan Taman Bacaan Desa Digital di seluruh Indonesia untuk meningkatkan minat baca anak-anak di desa. Untuk itu, ia juga membuka peluang bagi desa manapun yang menginginkan ketersediaan pustaka desa digital di desanya.

"Bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi kita akan buat program seribu taman bacaan desa digital. Akan segera kita mulai untuk keliling Indonesia," pungkasnya.

Sebagai informasi, acara peresmian Taman Baca Desa Digital di Raja Ampat ini dihadiri pula oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Ori Deko Iriano Burdam, Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Helmiati, dan sejumlah pejabat Kemendes PDTT lainnya.

(akn/ega)