Pria di Lampung Aniaya Istri Hamil 9 Bulan Gegara Ditegur Saat Begadang

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 17:21 WIB
Ilustrasi KDRT
Ilustrasi KDRT (Getty Images/iStockphoto/kieferpix)
Pringsewu -

Seorang pria berinisial R (30) ditangkap polisi setelah menjadi buron setahun lebih. Tersangka R sudah lama diburu polisi karena diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, EK (27).

R pernah menganiaya korban hingga babak belur. Saat itu korban dalam kondisi hamil tua 9 bulan.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada 4 Maret 2020. Setelah menganiaya korban, pelaku melarikan diri.

"Dia (masuk) DPO (daftar pencarian orang) dari 2020. Dia mukul istri yang dalam kondisi hamil dengan pukul dan tendang. Beruntung, dalam kandungnya tidak apa-apa," kata Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri saat dimintai konfirmasi, Jumat (4/6/2021).

Dia menjelaskan, R tega menganiaya istrinya tersebut karena terlalu sering begadang. Pelaku yang tersinggung atas teguran tersebut lalu menganiaya istrinya.

Tak terima atas penganiayaan tersebut, EK lalu melaporkan suaminya ke Polsek Pringsewu Kota.

"(Motif penganiayaan) karena tersinggung ditegur suka begadang," ujarnya.

Setelah masuk DPO, R sempat pulang ke rumahnya saat Hari Idul Fitri pada 13 Mei lalu. Namun dia lolos saat hendak ditangkap polisi.

Pada Senin (31/5), personel gabungan dari Polsek Pringsewu dan Polres Pringsewu akhirnya menangkap R. Saat ini R masih diperiksa secara intensif di Polsek Pringsewu Kota.

"Alhamdulillah pelaku akhirnya ditangkap. Sudah tahap pertama ke kejaksaan. Kasus ini masih proses penyidikan," ucap AKBP Hamid.

Akibat perbuatannya, tersangka R dijerat Pasal 44 ayat (1) UU RI No 23 Tahun 2004 tentang UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Pelaku terancam hukuman hingga 5 tahun penjara.

Lihat juga Video: Gegara BLT Tak Cair, Suami di Jambi Tega Aniaya-Tusuk Istri

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/haf)