Pernyataan Lengkap KSAD soal Masuk TNI Gratis Tanpa Pungutan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 15:49 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa menggelar konferensi pers terkait Aprilia Manganang.
KSAD Jenderal Andika Perkasa (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

KSAD Jenderal Andika Perkasa menegaskan tidak ada pungutan biaya dalam proses penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat. Jenderal Andika meminta agar melapor jika menemukan oknum yang menawarkan bantuan jasa dengan pungutan biaya.

Pernyataan KSAD Jenderal Andika ini disampaikan dalam video teleconference bersama para orang tua yang anaknya menjadi calon prajurit Tamtama TNI AD. Video pengarahan ini diunggah dalam akun Youtube TNI AD, 3 April 2021.

Jenderal Andika juga mencantumkan nomor pengaduan jika menemukan oknum yang menawarkan bantuan dengan pungutan biaya. Dia menegaskan pungutan biaya bukan dari institusi, tetapi dari oknum.

Dilihat detikcom, Jumat (4/6/2021) berikut ini pernyataan lengkap KSAD Jenderal Andika soal masuk TNI AD gratis tanpa pungutan:

Semuanya kalau bisa mencatat. Ini ada tiga nomor handphone dan satu nomor telepon kabel. Jadi kami hanya ingin bahwa pendaftaran yang dilakukan oleh putra dari bapak ibu sekalian, itu sama sekali tidak ada kewajiban apa pun bentuknya untuk membayar.

Jadi masuk menjadi Tamtama angkatan darat itu gratis. Karena apa? Karena kita benar-benar menguji putra dari bapak/ibu sesuai dengan kemampuannya.

Jadi kalau ada orang nanti di tempat putra bapak/ibu mendaftar ada yang datang dan menawarkan bantuan tetapi dengan membayar uang, langsung laporkan ke nomor-nomor tadi.

Karena memang itu tidak ada. Semua pejabat-pejabat daerah yang membantu seleksi ini tidak ada yang meminta uang. Jadi kalau ada yang minta uang bukan dari institusi. Ini adalah oknum dan itu harus dilaporkan.

Nomor Telepon Pengaduan

Aspers KASAD: 082137196888
WAASPERS KASAD: 081230821771
PABAN III/BINTEMAN: 081344958399
Hot Line: 021-38998547

Lihat Video: KSAD Tegaskan Calon Tamtama TNI Tidak Dipungut Biaya

[Gambas:Video 20detik]