Plt Gubernur Sulsel Beri Keterangan Tambahan Jadi Saksi Kasus Nurdin di KPK

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 21:22 WIB
Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman diperiksa KPK. Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap Nurdin Abdullah.
Foto: Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat menghadiri panggilan KPK (Ari Saputra/detikcom).
Makassar -

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman kembali menghadiri panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah. Andi Sudirman memberi keterangan tambahan.

"Saya datang dipanggil sebagai saksi di KPK. Sama seperti yang pertama, kali ini permintaan keterangan tambahan," kata Andi Sudirman dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom melalui Kadis Kominfo Sulsel Amson Padolo, Kamis (3/6/2021).

Andi menghadiri panggilan sebagai saksi pada kasus Nurdin Abdullah di Gedung KPK di Jakarta, pada Rabu (2/6) kemarin.

Sebelumnya, pada 23 Maret 2021 lalu, dia dipanggil pertama kali oleh KPK sebagai saksi dalam kasus yang sama.

Namun Andi Sudirman tidak merinci lebih lanjut terkait keterangan yang diberikan dalam panggilan kedua kemarin. Menurutnya hal ini menjadi kewenangan KPK untuk menjelaskan.

Lebih lanjut Andi Sudirman mendukung dan menghormati langkah proses hukum ini, dimana KPK tengah mendalami kasus suap Nurdin Abdullah.

"Saya juga ditanya terkait proyek yang saya hentikan karena tidak ada DPA dalam APBD Pokok. Saya jelaskan bahwa itu sudah sesuai. Selebihnya itu kewenangan penyidik KPK untuk menjelaskan. Kita menghormati proses ini," tuturnya.

Pagi tadi, Andi Sudirman juga memberikan keterangan sebagai saksi di sidang terdakwa pemberi suap ke Nurdin Abdullah, pengusaha Agung Sucipto. Dalam sidang Andi Sudirman mengaku tak dilibatkan dalam sejumlah proyek yang menjerat Nurdin Abdullah.

"Maksudnya tidak dipanggil bahwa temani ke sana. Kan ada kasus bahwa kami dipanggil ketika ada acara dan sebagainya. Ketika itu tidak, kami juga tidak bisa datang, nanti jadi tamu tidak diundang Pak," kata Andi Sudirman saat menjawab pertanyaan Jaksa terkait proyek Pedestrian Kawasan Wisata Bira, Bulukumba.

Simak duduk perkara kasus ini di halaman selanjutnya.