Viral Video 2 Pria Boncengan Motor, Pepet-Rusak Mobil Wanita di Palembang

Prima Syahbana - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 15:58 WIB
Spion mobil milik Fara yang dirusak salah satu pelaku.
Spion mobil milik Fara yang dirusak salah satu pelaku. (dok. Istimewa)
Palembang -

Viral video dua pria bermotor di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), merusak mobil yang dikendarai seorang wanita. Polisi menyebut pelaku menggunakan sepeda motor dengan pelat nomor yang diduga palsu.

Videonya sendiri direkam oleh si wanita yang curiga akan gerak-gerik kedua pria. Saat dikonfirmasi ke polisi, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut.

"Kejadiannya benar, terjadi Selasa sore di kawasan Sako, Palembang. Pengemudi mobil sudah membuat laporan polisi," ucap Tri kepada detikcom, Kamis (3/6/2021).

Dalam video, pengendara wanita itu disebut bernama Fara (34). Dilihat detikcom, rekaman video menayangkan dua pria berboncengan sepeda motor, memepet mobil yang dikendarai Fara.

Tri mengaku masih menyelidiki motif kedua pria yang berboncengan motor memepet mobil Fara. Tri menyampaikan pelat nomor polisi yang terpasang di motor tak terdaftar di sistem alias palsu.

"Nomor polisi yang di gunakan kedua pelaku tidak terdaftar alias palsu. Kedua pria itu masih dalam lidik. Kita terus mendalami apakah ini modus baru begal atau seperti apa," jelasnya.

detikcom kemudian mengonfirmasi kejadian ini kepada Fara. Dia bercerita memang sudah curiga kedua pria yang berboncengan motor hendak melakukan hal buruk.

"Dan benar saja, kecurigaan itu terbukti setelah satu di antaranya keduanya memukul kaca mobil saya bagian kanan depan. Kaca mobil saya itu gelap 80%. Ketika sadar aksi mereka saya rekam, teman yang satunya memukul kaca spion saya hingga elektrik spion rusak dan tulang spion patah," ucap Fara kepada detikcom.

Fara menyebut, saat itu dia baru saja keluar rumah di kawasan Kenten, Talang Kelapa, Banyuasin, menuju Palembang. "Saat berada di Jalan RH Najamudin, Sako, Palembang, Selasa (1/6) sekitar pukul 15.50 WIB, saat itulah peristiwa tersebut terjadi. Saya takut aksi mereka terhadap saya merupakan modus baru begal ataupun perampasan," ungkapnya.

Masih kata Fara, dia mengaku menyebarkan video itu di media sosial dan melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang agar pelaku ditangkap. Fara sendiri sempat trauma setelah mengalami kejadian itu.

"Sengaja saya viralkan, saya juga sudah lapor polisi. Saya harap keduanya segera tertangkap biar tidak ada lagi korban seperti saya," pungkas dia.

(aud/aud)