Micro-lockdown RT Klaster Silaturahmi di Cilangkap Diperpanjang 14 Hari

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 22:35 WIB
Sebanyak 80 warga yang bermukim di RT 03 RW 03 Cilangkap, Jakarta Timur, terkonfirmasi positif COVID-19. Gang jalan di permukiman tersebut di-lockdown sementara.
Micro-lockdown diberlakukan di RT 003 RW 003, Cilangkap, Jakarta Timur. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Pemberlakuan micro-lockdown di RT 003 RW 003, Cilangkap, Jakarta Timur, diputuskan untuk diperpanjang meski 40 warga yang positif sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19. Micro-lockdown diperpanjang selama 14 hari ke depan.

"Perpanjangan micro-lockdown kedua selama 14 hari ke depan sampai yang dari Wisma Atlet atau dari rumah itu pulang," kata Camat Cipayung Fadjar Eko saat dimintai konfirmasi, Rabu (2/6/2021).

Fadjar juga melaporkan tersisa 1 orang warga yang menjalani isolasi mandiri. Jadi penerapan micro-lockdown, sebutnya, akan terus diterapkan hingga seluruh warga keluar dari RSDC Wisma Atlet, Kemayoran.

"Karena yang isolasi mandiri sudah selesai pantau tinggal 1. Sisanya selesai pantau semua dinyatakan sembuh. Sisanya tinggal nunggu dari Wisma Atlet," jelasnya.

"Karena baru menerima informasi siang tadi ada 40 yang sudah selesai pantau ini masih dicek lagi karena datanya bisa di rumah mana saja, yang pasti lebih dari 5 rumah," sambungnya.

Sejauh ini, pihak Kecamatan Cipayung telah menggelar vaksinasi massal bagi warga RT 003 RW 003 yang dinyatakan negatif COVID-19. Vaksinasi massal digelar di gedung SMK As-Syafi'iyah 2 Cilangkap.

"Terkait upaya hari ini yang negatif diwajibkan divaksin di area RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap. Hari ini sudah di vaksin besok hari kedua. Jadi diwajibkan seluruh warga yang negatif dan usianya di atas 18 tahun wajib ikut vaksin. Hari ini mulai dan besok dilaksanakan lagi," ujarnya.

Micro-lockdown RT 003 RW 003, Cilangkap, ini pertama kali diberlakukan pada Kamis, 21 April 2020. Kawasan RT 3 RW 3 juga ditetapkan sebagai zona merah.

Aktivitas warga dibatasi hanya sampai pukul 21.00 WIB selama micro-lockdown. Aparat gabungan juga melakukan penyekatan di gang sekitar perkampungan.

Sebelumnya, sebanyak 104 warga yang bermukim di RT 003 RW 003, Cilangkap, Jakarta Timur, terkonfirmasi positif COVID-19. Pihak Kecamatan Cipayung mengatakan puluhan warga diduga terjangkit virus Corona karena menggelar silaturahmi saat Idul Fitri 2021. Kini, kasus COVID-19 aktif dari klaster tersebut tersisa 71 orang.

(zak/zak)