Siapa Nama Ayah Nabi Ibrahim yang Terkenal Pembuat Patung & Penyembah Berhala?

Kristina - detikNews
Rabu, 02 Jun 2021 11:03 WIB
Nabi Ibrahim
Foto: llustrasi: Mindra Purnomo
Jakarta -

Nabi Ibrahim AS merupakan anak dari seorang penyembah berhala. Ayahnya bernama Azar yang dikenal luas sebagai pembuat patung terbaik di masanya.

Dikutip dari buku Kisah Para Nabi oleh Ibnu Katsir, secara nasab Nabi Ibrahim AS bernama Ibrahim bin Tarikh bin Nahur bin Sarugh bin Raghu bin Faligh bin 'Abir bin Syalih bin Arfakhsyadz bin Sam bin Nuh AS. Ia lahir di wilayah Kaldaniyyun, suatu kawasan di Babilonia.

Nabi Ibrahim AS adalah orang yang dipersiapkan Allah sebagai rasul. Ia bertugas untuk melenyapkan kesesatan, kebatilan, dan menanamkan ajaran tauhid kepada seluruh umatnya. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Anbiya ayat 51 sebagai berikut:

۞ وَلَقَدْ ءَاتَيْنَآ إِبْرَٰهِيمَ رُشْدَهُۥ مِن قَبْلُ وَكُنَّا بِهِۦ عَٰلِمِينَ

Artinya: "Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)-nya." (QS. Al-Anbiya: 51).

Disebutkan, ayah kandung Nabi Ibrahim AS bernama Azar. Ia adalah seorang pembuat patung (berhala) terbaik yang dijadikan sesembahan. Mayoritas ahli nasab seperti Ibnu Abbas mengatakan bahwa ayah Nabi Ibrahim AS adalah Tarih. Sementara Ahli Kitab mengatakan "Tarikh".

Adapula yang berpendapat bahwa Azar merupakan suatu gelar yang diberikan dari berhala yang disembahnya.

Ibnu Jarir berkata, "Namanya yang benar adalah Azar. Boleh jadi ia mempunyai dua nama yang populer atau salah satunya merupakan nama gelar dan nama lainnya adalah identitas aslinya," tulis Ibnu Katsir dalam bukunya sebagaimana dikutip pada Rabu, (2/6/2021).

Pada waktu itu, penduduk Babilonia merupakan penyembah berhala. Termasuk Azar, sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya pada QS. Al-Anbiya ayat 52-53 berikut ini:

إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَا هَٰذِهِ ٱلتَّمَاثِيلُ ٱلَّتِىٓ أَنتُمْ لَهَا عَٰكِفُونَ (52) قَالُوا۟ وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا لَهَا عَٰبِدِينَ (53)

Artinya: "(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?" Mereka menjawab: "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya." (QS. Al-Anbiya: 52-53).

Sebagai seorang rasul, Nabi Ibrahim AS selalu mengingatkan dan mengajak ayahnya untuk meninggalkan berhala. Ia khawatir ayahnya akan ditimpa azab oleh Allah SWT. Ajakan Nabi Ibrahim AS ini diceritakan dalam QS. Maryam ayat 42-48.

"Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; "Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?"

"Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus."

"Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah."

"Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama."

"Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku. Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku." (QS. Maryam: 42-48).

Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari, dikatakan bahwa Azar selalu menentang Ibrahim AS kala diajak meninggalkan kesesatan. Oleh karenanya, Azar termasuk penghuni neraka.

Dari Ibnu Abu Dzi'ib, dari Sa'id al Maqbari, dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW, bersabda: "Ibrahim bertemu dengan ayahnya, Azar, pada hari Kiamat nanti. Ketika itu wajah Azar tampak hitam berdebu.

Lalu Ibrahim berkata kepada ayahnya: 'Bukankah sudah aku katakan kepada ayah agar ayah tidak menentang aku?' ayahnya menjawab: 'Hari ini aku tidak akan menentangmu.' Kemudian Ibrahim berkata: 'Wahai Tuhan, Engkau sudah berjanji kepadaku untuk tidak menghinakan aku pada hari berbangkit. Lalu kehinaan apalagi yang lebih hina dari pada keberadaan ayahku yang jauh (dariku)?' Allah SWT berfirman: 'Sesungguhnya, Aku mengharamkan surga bagi orang-orang kafir.' Lalu dikatakan kepada Ibrahim: 'Wahai Ibrahim, apa yang ada di kedua kakimu itu?' Ibrahim pun melihatnya dan ternyata ada seekor anjing hutan yang kotor. Lalu anjing itu dipegang kaki-kakinya dan segera dilempar ke dalam neraka." (HR. Bukhari).

Sahabat hikmah, itulah kisah Azar, ayah Nabi Ibrahim AS sebagaimana dikisahkan dalam Al Quran dan diriwayatkan dalam beberapa hadits.

Simak juga 'Melihat Saksi dan Bukti Penyebaran Islam di Purwakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(nwy/nwy)