Mengenal Kitab Zabur yang Diturunkan kepada Nabi Daud AS dan Isinya

Kristina - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 14:28 WIB
Kisah nabi
Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo
Jakarta -

Salah satu rukun iman yang wajib diyakini dalam Islam adalah beriman kepada kitab-kitab Allah SWT. Terdapat 4 kitab yang wajib diimani, salah satunya Kitab Zabur.

Perintah beriman kepada kitab-kitab Allah SWT tertuang dalam QS. An-Nisa ayat 136. Allah SWT berfirman sebagai berikut:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ءَامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِى نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلْكِتَٰبِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ مِن قَبْلُ ۚ وَمَن يَكْفُرْ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَٰلًۢا بَعِيدًا

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya." (QS. An-Nisa: 136).

Dikutip dari buku 'Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti' Kelas V SD/MI edisi revisi 2017 oleh Feisal Ghozaly dan Achmad Buchori Ismail, kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS. Nabi Daud AS adalah nabi dari kalangan Bani Israil, dari Sibith Yahuda. Ia merupakan keturunan ke-13 Nabi Ibrahim AS dan hidup pada masa Raja Talut yang beriman dan Raja Jalut yang kafir.

Nabi Daud AS adalah nabi yang amat taat kepada Allah SWT. Semasa hidupnya ia gemar berpuasa dan bertasbih kepada Allah SWT. Bahkan, ia dikaruniai suara yang merdu. Saat ia bertasbih dengan suara indahnya itu, gunung dan burung ikut bertasbih bersamanya.

Diceritakan pada suatu ketika Allah SWT memberikan kerajaan dan ilmu pengetahuan kepada Nabi Daud AS. Sepeninggalan Raja Talut, Nabi Daud AS diangkat menjadi raja. Setelah itu, Allah SWT mengangkatnya menjadi rasul dan memberikan salah satu karunia-Nya, kitab Zabur.

Turunnya Kitab Zabur dijelaskan dalam Al Quran Surat Al Isra ayat 55 sebagai berikut:

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَن فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ ٱلنَّبِيِّۦنَ عَلَىٰ بَعْضٍ ۖ وَءَاتَيْنَا دَاوُۥدَ زَبُورًا

Artinya: "Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud." (QS. Al Isra: 55).

Kitab Zabur diturunkan pada abad 10 SM di Tanah Kanaan. Pada saat itu Nabi Daud AS tengah bertahta sebagai Raja Bani Israil.

Kitab Zabur ditulis dalam bahasa Qibti. Kitab ini berisikan 150 nyanyian rohani (dalam bahasa Arab disebut mazmur) dari Nabi Daud AS. Secara garis besar Zabur berisi pengalaman yang terjadi pada Nabi Daud AS. Di antaranya pengakuan dosa dan pengampunan dari Allah SWT, kemenangan atas musuh, dan kemuliaan-kemuliaan.

Terdapat lima jenis nyanyian dalam kitab Zabur, antara lain liturgi kebaktian dalam memuji Allah SWT, nyanyian individu sebagai ucapan syukur, ratapan jamaah, ratapan dan doa individu, dan nyanyian untuk raja.

Kitab Zabur itulah yang kemudian menjadi salah satu mukjizat Nabi Daud AS.

(nwy/nwy)