Salah Info Soal DKI, Kekompakan Menkes-Wamenkes Diragukan PAN

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 29 Mei 2021 07:42 WIB
Ketua DPP PAN Saleh P Daulay (Foto: Karin/detikcom)
Foto: Ketua DPP PAN Saleh P Daulay (Foto: Karin/detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta maaf terkait penilaian 'E' atau paling buruk ke DKI Jakarta yang sempat disampaikan oleh Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. Anggota Komisi IX fraksi PAN, Saleh Daulay menyayangkan adanya salah informasi yang disampaikan oleh Wamenkes Dante.

"Jadi gini pertama saya sangat menyayangkan adanya perbedaan informasi yang disampaikan ke DPR dan kepada media terkait dengan penilaian yang disampaikan pada Pemerintah DKI dalam menangani COVID-19 dimana disebut ada nilai kategori E kepada Pemda DKI," kata Saleh saat dihubungi, Jumat (28/5/2021).

Saleh meyakini sejak awal bahwa informasi yang disampaikan oleh Wamenkes Dante Saksono salah ketika rapat dengar pendapat dengan Komisi IX, pada Kamis (27/5). Menurutnya itu terbukti lantaran DKI selalu berusaha sungguh dalam menangani pandemi Corona.

"Saya rasa bahwa informasi ini memang tidak tepat, karena saya melihat DKI merupakan salah satu pemda yang sungguh-sungguh dalam menangani pandemi, segala upaya sudah mereka lakukan mulai dari awal COVID ada sampai sekarang, dari sarana pra sarana yang dimiliki mereka, baik dimiliki pemerintah bahkan jika kurang mereka tetap bisa memakai sasaran yang dimiliki pihak lain, itu sudah dilakukan. Itu saya kira itu etos kerja yang perlu diapresiasi," jelasnya.

Saleh lantas menjelaskan kesalahan Wamenkes Dante ini sebetulnya dikarenakan tidak bisa hadirnya Menkes Budi Gunadi pada saat diundang rapat dengar pendapat lantaran tengah berada di Korea Selatan. Saat itu, Menkes yang berjanji memberi paparan secara daring pun tidak jadi dilakukan.

"Kami tidak tahu karena satu dan lain hal barang kali Menkesnya tidak jadi paparan, malah justru yang paparan Wamenkes, di situlah informasi (penanganan Corona di DKI terburuk) itu disampaikan, kalau sudah terjadi seperti ini, lalu ada koreksi yang disampaikan Menkes, kelihatan kan ada semacam ketidaksesuaian informasi yang diberikan oleh Kemenkes ke DPR atau publik," ujarnya.

Simak video 'Permintaan Maaf Menkes Usai Heboh Penanganan Corona DKI Terburuk':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2