Lapan Ragu soal Meteor Jatuh di Puncak Merapi: Rekayasa Sering Terjadi

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 29 Mei 2021 06:48 WIB
Media sosial Twitter dihebohkan dengan beredarnya foto kilatan cahaya yang disebut meteor jatuh di puncak Gunung Merapi. Seperti apa penampakannya?
Foto: Meteor di Gunung Merapi (Istimewa/Gunarto Song)
Jakarta -

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) meragukan beredarnya foto kilatan cahaya yang disebut meteor jatuh di puncak Gunung Merapi. Lapan menilai kesaksian tunggal tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya.

"Lapan tidak melakukan pengamatan meteor sporadik. Hanya menganalisis laporan warga. Kesaksian tunggal meteor terang sangat meragukan," kata Ketua Lapan, Thomas Djamaludin, saat dihubungi, Jumat (28/5/2021).

Thomas mengatakan perlu laporan dari masyarakat lain di lokasi yang berbeda untuk mengkonfirmasi kebenaran meteor tersebut. Dia beralasan kini banyak rekayasa foto yang bisa dilakukan.

"Saat ini rekayasa foto sering terjadi, sekilas ya seperti foto meteor. Tetapi saya tidak bisa mengkonfirmasi kebenarannya, kalau tidak ada saksi lain," ucapnya.

Lebih lanjut, Thomas menjelaskan ciri-ciri meteor yang mungkin teramati jika terjatuh ke bumi. Menurutnya

"Meteor adalah objek antariksa (batuan atau logam) yang masuk atmosfer. Karena efek tekanan atmosfer yang makin padat, objek terbakar sehingga memancarkan cahaya. Kecemerlangannya bergantung ukurannya. Semakin besar ukurannya semakin terang. Bila difoto, terlihat jejak cahaya di belakangnya," ujarnya.

Sebelumnya, media sosial Twitter dihebohkan dengan beredarnya foto kilatan cahaya yang disebut meteor jatuh di puncak Gunung Merapi.

Foto tersebut beredar salah satunya di akun Twitter @merapi_undercover pada Jumat (28/5). Dilihat detikcom pada pukul 17.52 WIB postingan itu telah disukai sebanyak 24 ribu kali dan mendapat balasan 721 orang.

"Meteor Jatuh di Puncak Gunung Merapi, Kali Adem, Cangkringan, Yogyakarta (27 Mei 2021)
📸: Gunarto_song," tulis akun @merapi_uncover, Jumat (28/5/2021).

Tonton video 'Kilatan Cahaya Mirip Meteor Jatuh di Puncak Merapi':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/aud)