Kesaksian Pemotret Cahaya Diduga Meteor Jatuh di Puncak Merapi

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 18:57 WIB
Sleman -

Foto cahaya di puncak Gunung Merapi yang disebut-sebut diduga meteor jatuh viral di media sosial. Diketahui foto itu diambil oleh Gunarto Song. Seperti apa ceritanya?

Saat dimintai konfirmasi detikcom, Gunarto (44) warga Cilacap, Jawa Tengah yang saat ini berdomilisi di Jakarta menceritakan awal mula bisa menjepret foto tersebut.

"Foto diambil dari lokasi Batu Alien di daerah Kaliadem, Cangkringan pada Kamis (27/5) malam. Kalau dari file kamera itu pukul 23.07 WIB," kata Gunarto saat dihubungi wartawan, Jumat (28/5/2021).

Gunarto menceritakan saat mengambil gambar itu, ia benar-benar melihat cahaya putih yang jatuh. Dia menyebut jatuhnya cahaya itu begitu cepat.

"Yang pasti kalau ngomong itu foto saya bener-bener melihat ada cahaya putih dan cukup terang dia jatuh dari atas ke pokoknya saya tahunya dia itu cuma satu dua detik ya, cepat sekali, jatuh dari atas ke bawah. Saya lihat bawahnya itu pas di puncak gitu," tuturnya.

Diakuinya, ia selama ini memang sering mengambil foto suasana malam. Terkadang ia juga berhasil mengabadikan meteor.

"Lha ini kejadiannya mirip meteor yang selama ini saya lihat tapi ini sangat dekat karena aku tahunya di atas puncak. Tapi nggak tahu, ini perspektif saya ya, karena memang jujur saja tidak ada suara dentuman," ucapnya.

Dirinya mengaku selama 4 bulan sejak Februari hingga Mei ini memang berburu foto Gunung Merapi dari sunrise, sunset, dan lava di malam hari. Kebetulan malam itu Gunarto sedang berburu foto dengan view purnama.

"Jadi sebelum kejadian, saya sebenarnya sudah selesai melakukan pemotretan. Kamera sudah saya bereskan masuk tas, tiba-tiba muncul banyak awan di Merapi dan saya ingin memotretnya," ungkapnya.

Akhirnya, ia memutuskan melakukan pemotretan kembali dengan speed lebih pendek hanya 4 detik dengan harapan awan masih berbentuk awan.

"Setelah mulai pencet shutter, saat itu juga, muncul cahaya terang itu dan hitungan 1 detikan. Kalau pake 60-120 detik awannnya sudah berbentuk motion halus tidak berbentuk awan lagi," katanya.

Sebelumnya, Media sosial Twitter dihebohkan dengan beredarnya foto kilatan cahaya yang disebut meteor jatuh di puncak Gunung Merapi. Seperti apa penampakannya?

Foto tersebut beredar di salah satu akun Twitter @merapi_undercover pada Jumat (28/5). Dilihat detikcom pada pukul 17.52 WIB postingan itu telah disukai sebanyak 24 ribu kali dan mendapat balasan 721 orang.

"Meteor Jatuh di Puncak Gunung Merapi, Kali Adem, Cangkringan, Yogyakarta(27 Mei 2021)
📸: Gunarto_song," tulis akun @merapi_uncover, Jumat (28/5/2021).

(sip/ams)