Otak Teror Kepala Anjing di Riau Eks Anggota DPRD Pekanbaru

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 23:12 WIB
Otak teror kepala anjing ke rumah pejabat Kejati Riau ditangkap (Dok istimewa)
Otak teror kepala anjing ke rumah pejabat Kejati Riau ditangkap. (Dok istimewa)
Pekanbaru -

Polisi akhirnya membekuk Yose Saputra, pelaku teror kepala anjing di rumah pejabat Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan. Yose adalah mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru dan pecatan polisi.

Yose ditangkap usai kabur dalam perburuan polisi hampir 2 bulan lamanya.

"Benar, pelaku mantan anggota dewan di Kota Pekanbaru. Ditangkap setelah kami lakukan penyelidikan dan ternyata ada di Padang, kabur," terang Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang Mukmin kepada detikcom, Jumat (28/5/2021).

Sering Terlibat Masalah

Yose tercatat sebagai anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2009-2014 dan 2014-2019. Ia juga merupakan pecatan anggota Polri pada 2005 karena terlibat aksi bom molotov dan menewaskan empat orang.

Yose dipecat secara tidak hormat setelah jadi buron dan tak masuk dinas 8 bulan. Hasil pemeriksaan polisi, Yose terlibat aksi bom molotov meskipun tidak turun langsung.

Selanjutnya pada 2009, Yose maju menjadi anggota DPRD Pekanbaru dan terpilih. Ia kembali berbuat ulah dan jadi kontroversi.

Tanpa sebab yang jelas, Yose tiba-tiba memamerkan pantatnya kepada dua wartawan lokal di kantornya. Akibat perbuatan tak bermoral itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Pekanbaru didesak memecat Yose.

Teror Kepala Anjing

Kini Yose kembali ditangkap pagi tadi saat kabur ke Padang, Sumatera Barat. Pria berusia 40 tahun itu ditangkap setelah melakukan rentetan aksi teror di Pekanbaru.

Tercatat aksi teror menimpa tiga pejabat di Riau dalam rentetan waktu bersamaan. Teror pertama menimpa Ketua NU Rusli Ahmad, yang rumahnya dicoret kata-kata kasar pada 3 Maret lalu.

Selanjutnya, teror kembali terjadi di rumah Kasi Penkum Kejati yang juga Ketua LAM Pekanbaru Muspidauan pada Kamis (5/3) malam. Rumahnya dilempari kepala anjing. Berselang kemudian teror terjadi di rumah Sekretaris LAM Riau Nasir Penyalai.

Setelah diusut, kasus ini rupanya berawal dari Musdalub LAM Pekanbaru. Dalam musdalub itu, Muspidauan terpilih sebagai Ketua. Tiga tersangka sudah ditangkap lebih dulu.

(ras/isa)