Ganjar Hormat, Begini Aksi Puan Panglima Tempur PDIP di Pilgub Jateng 2013

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 21:24 WIB
Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tengah dihadapkan dengan polemik pilpres yang juga menyeret nama Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Ganjar mengaku tak lupa ingatan terhadap jasa Puan saat menjadi panglima tempur PDIP di Pilgub Jateng 2013 silam.

Polemik Ganjar vs Puan tercium oleh publik saat dia tak diundang dalam acara konsolidasi kader PDIP di Semarang pekan lalu. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP PDIP Bambang Wuryanto menyebut Ganjar memang sengaja tak diundang.

"Tidak diundang! (Ganjar) wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter, aja keminter (kalau kamu pintar, jangan bersikap sok pintar)," tegas Bambang usai konsolidasi, Sabtu (23/5/2021) malam.

Apa sebabnya Ganjar sampai tidak diundang? Alasannya karena Ganjar dianggap terlalu ambisius menjadi capres.

"Wis tak kode sik, kok saya mblandhang. Ya tak rada atos (sudah saya beri isyarat, kok malah semakin nekat. Ya saya sikapi agak keras). Saya di-bully di medsos, ya bully saja. Saya tidak perlu jaga image saya," ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul itu.

Ganjar Ngaku Tak Ada Konflik dengan Puan

Ganjar sendiri mengaku heran masalah ini berbuntut panjang. Ganjar mengaku tak ada konflik dengan Puan.

Dia mengungkap budi baik Puan yang mempercayainya maju sebagai calon Gubernur Jateng pada Pilgub 2013 lalu.

"Saya masih ingat dan belum lupa ketika elektabilitas saya sangat rendah di 2013 lalu, Mbak Puan-lah sebenarnya komandan tempurnya, itu tidak pernah lupa. Saya tidak punya modal saat itu, itu tidak pernah lupa, maka partai saat itu yang bergerak sehingga saya menang," ungkapnya.

Aksi Puan menjadi komandan tempur di Pilgub Jateng telah berlangsung sejak Ganjar bertarung di tahun 2013. Puan kala itu memimpin kemenangan anjar Pranowo-Heru Sudjatmoko sebagai cagub Jateng usungan PDIP. Pasangan nomor urut 3 tersebut diyakini menang 1 putaran.

"Kalau bicara Jateng insyaallah kami optimis mempunyai gubernur dan wakil gubernur kembali dari PDI Perjuangan," kata Puan dalam konferensi pers didampingi Cawagub Heru Sudjatmoko, di DPD PDIP Panti Marhaen, Jl Brigjend Sudiarto Semarang, Selasa (16/4/2013).

Puan saat itu bahkan menegaskan hanya satu representasi PDIP pada Pilgub Jateng, yakni pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sujatmoko. Yang masih mengaku sebagai kader PDIP tetapi maju dari partai lain harus menanggalkan segala atribut PDIP.

"Kalau ada yang mengaku sebagai kader PDIP tapi menggunakan partai lain, jangan pernah lagi menggunakan atribut berlambang Bung Karno dan Ibu Ketua Umum kita. Hanya ada satu yang boleh mengaku merah, Ganjar-Heru. Bukan yang lain," tegas Puan.

(eva/zak)