Tak Ada Provinsi di Indonesia yang Kendalikan Corona dengan Baik

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Mei 2021 09:58 WIB
Komisi IX DPR gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. Rapat tersebut membahas antisipasi lonjakan kasus COVID-19.
Wamenkes saat rapat di Komisi IX DPR (Foto: Rengga Sencaya-detikcom)
Jakarta -

Pemerintah pusat menyampaikan penilaian terhadap kualitas pengendalian pandemi Corona tingkat provinsi. Hasilnya, tak ada satupun daerah yang dianggap melakukan penanganan dengan baik.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono saat rapat dengan Komisi IX DPR RI, Kamis (27/5/2021). Data yang dipaparkannya berasal dari minggu epidemiologi ke-20 atau 16 hingga 22 Mei 2021.

Dante awalnya bicara soal bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit yang rata-rata masih terbatas di seluruh wilayah Indonesia. Dia memastikan Kemenkes terus melakukan persiapan jika ke depannya terjadi lonjakan kasus Corona.

"Sebagai rangkuman BOR, bed occupancy rate rata-rata seluruh Indonesia masih punya kapasitas yang terbatas, BOR perlu terus dimonitor dengan ketat, kami mengadakan rapat secara continue dengan RS vertikal atau RS nonvertikal untuk dapat data-data spesifik tentang BOR. Kami menyediakan persiapan untuk BOR yang lebih meningkat lagi kalau terjadi lonjakan kasus di beberapa saat ke depan," kata Dante.

Dante kemudian memaparkan data tiap daerah terkait kondisi bed occupancy rate hingga pelayanan kesehatan selama pandemi. Salah satu yang disorot yakni kondisi di DKI Jakarta yang mendapat penilaian kategori E.

"Atas rekomendasi kami buat matrix tadi ada beberapa daerah yang mengalami masuk kategori D dan ada yang masuk kategori E seperti Jakarta tapi ada juga yang masih di C artinya tidak terlalu, BOR dan pengendalian provinsinya masih baik," ucap Dante.

Dalam rapat itu, Dante juga memaparkan wilayah-wilayah yang diberi penilaian soal pengendalian COVID-19. Tidak ada wilayah yang mendapat penilaian A ataupun B.

Dari 34 Provinsi di RI, hanya DKI Jakarta yang diberi nilai E. Sementara ada 10 provinsi yang diberi nilai C, sisanya mendapat nilai D.

Simak video 'WHO Sebut Kasus Corona 2021 Lebih Tinggi dari 2020':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2