Doa Sholat Istisqa, Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya

Fahri Zulfikar - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 16:58 WIB
Ilustrasi hujan
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Sholat Istisqa adalah shalat sunnah yang dilaksanakan untuk meminta kepada Allah SWT agar diturunkan hujan. Biasanya sholat ini dilakukan ketika terjadi kekeringan atau musim kemarau berkepanjangan sehingga tak ada sumber air lagi.

Menurut buku 'Panduan Praktis dan Lengkap Menuju Kesempurnaan Salat' karya Ustaz Abu Sakhi, sholat sunnah Istisqa adalah sholat yang dilakukan untuk memohon hujan kepada Allah SWT. Hukum sholat istisqa sendiri adalah sunnah mu'akkad atau sangat dianjurkan.

Lantas bagaimana doa, niat, dan tata cara sholat istisqa? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Niat Sholat Istisqa

Sebelum melaksanakan sholat minta hujan, baiknya seseorang melafalkan niat sholat istisqa.

Bahasa Arab: أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Bahasa Latin: Ushalli sunnatal istisqa'i rak'ataini (imaaman/ma'muman) lillahi ta'ala

Artinya: Aku sengaja salat sunnah minta hujan dua rakaat (sebagai imam/makmum) karena Allah ta'ala.

Tata Cara Sholat Istisqa

Biasanya sebelum melaksanakan sholat Istisqa dianjurkan untuk berpuasa selama tiga hari berturut-turut, bertobat, dan berbuat baik semampunya, seperti bersedekah dan lain-lain.

Selain itu, seluruh penduduk yang meminta hujan juga diminta untuk keluar rumah dan berkumpul di tempat yang lapang.

Berikut ini tata cara sholat istisqa

Sholat sunnah Istisqa terdiri dari dua rakaat, tanpa azan dan iqamah. Disunnahkan mengeraskan bacaan.

Pelaksanaan sholat Istisqa sama seperti sholat Id. Rakaat pertama melakukan takbir sebanyak 7 kali dilanjutkan membaca ta'awudz dan doa iftitah. Rakaat kedua takbir sebanyak lima kali dan membaca ta'awudz.

Setelah sholat, khatib akan membaca khutbah. Pada khotbah shalat Istisqa pertama adalah membaca istighfar sebanyak 9 kali dan pada khotbah kedua membaca istigfar sebanyak 7 kali.

Doa Setelah Sholat Istisqa

Menurut riwayat Imam As-Syafi'i, Abu Dawud, dan lainnya, doa meminta hujan ialah sebagai berikut:

Bahasa Arab: اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا هَنِيئًا مَرِيعًا غَدَقًا مُجَلَّلًا عَامَّا طَبَقًا سَحًّا دَائِمًا

اللَّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيْثَ وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِينَ

اللَّهُمَّ إِنَّ بِالْعِبَادِ وَالْبِلَادِ وَالْبَهَائِمِ وَالْخَلْقِ مِنَ الْبَلَاءِ وَالْجَهْدِ وَالضَّنْكِ مَا لَا نَشْكُو إِلَّا إِلَيْكَ

اللَّهُمَّ أَنْبِتْ لَنَا الزَّرْعَ وَأَدِرَّ لَنَا الضَّرْعَ وَاسْقِنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْسَمَاءِ وَأَنْبِتْ لَنَا مِنْ بَرَكَاتِ الْأَرْضِ

اللَّهُمَّ ارْفَعْ عَنَّا الْجَهْدَ وَالْجُوعَ وَالْعُرْيَ وَاكْشِفْ عَنَّا الْبَلَاءَ مَا لَا يَكْشِفُهُ غَيْرُكَ

اللَّهُمَّ إِنَا نَسْتَغْفِرُكَ إِنَّكَ كُنْتَ غَفَّارًا فَأَرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْنَا مِدْرَارًا

Bahasa Latin: Allāhummasqinā ghaitsan mughītsan hanī'an marī'an (lan riwayat murī'an) ghadaqan mujallalan thabaqan sahhan dā'iman.

Allāhummasqināl ghaitsa, wa lā taj'alnā minal qānithīn

Allāhumma inna bil 'ibādi wal bilādi wal bahā'imi wal khalqi minal balā'i wal juhdi wad dhanki mā lā nasykū illā ilaika.

Allāhumma anbit lanaz zar'a, wa adirra lanad dhar'a, wasqinā min barakātis samā'i, wa anbit lanā min barakātil ardhi

Allāhummarfa' 'annal jahda wal jū'a wal 'urā, waksyif 'annal balā'a mā lā yaksyifuhū ghairuka

Allāhumma innā nastaghfiruka, innaka kunta ghaffārā, fa arsilis samā'a 'alainā midrārā

Artinya: Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan yang menolong, mudah, menyuburkan, yang lebat, banyak, merata, menyeluruh, dan bermanfaat abadi. Ya Allah, turunkan kepada kami air hujan. Jangan jadikan kami termasuk orang yang berputus harapan.

Ya Allah, sungguh banyak hamba, negeri, dan jenis hewan, dan segenap makhluk lainnya mengalami bencana, paceklik, dan kesempitan di mana kami tidak mengadu selain kepada-Mu. Ya Allah, tumbuhkan tanaman kami, deraskan air susu ternak kami, turunkan pada kami air hujan karena berkah langit-Mu, dan tumbuhkan tanaman kami dari berkah bumi-Mu.

Ya Allah, angkat dari bahu kami kesusahan paceklik, kelaparan, ketandusan. Hilangkan dari kami bencana yang hanya dapat diatasi oleh-Mu. Ya Allah, sungguh kami memohon ampun kepada-Mu, karena Kau adalah maha pengampun. Maka turunkan pada kami hujan deras dari langit-Mu.

Itulah doa sholat istisqa, niat, dan tata caranya. Sebelum melaksanakan sholat, ada baiknya untuk memakai pakaian sehari-hari, tidak berhias, dan tidak memakai wewangian, serta memperbanyak istighfar.

(nwy/nwy)