Apa Kabar Persiapan Sekolah Tatap Muka di Jakarta?

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 14:42 WIB
Sekolah
Ilustrasi sekolah (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Pemerintah memutuskan pembelajaran tatap muka secara terbatas akan dimulai pada Juli mendatang. Lantas, bagaimana persiapan sekolah tatap muka di Jakarta?

Pejabat Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah, menerangkan pihaknya belum mengambil keputusan mengenai sekolah tatap muka di Ibu Kota. Sebab, pihaknya melakukan pelatihan terhadap 300 sekolah hingga 4 Juni.

"Untuk tatap muka, kita masih proses diklat atau pelatihan untuk 300 sekolah, tahap kedua, sampai dengan tanggal 4 Juni," kata Taga saat dihubungi, Kamis (27/5/2021).

Taga mengatakan pelatihan ratusan sekolah di Jakarta itu merupakan rangkaian seleksi pembukaan sekolah tatap muka. Selain sekolah, Taga menyebut pihaknya akan menyeleksi perguruan tinggi negeri untuk kuliah tatap muka.

"(Tanggal) 4 Juni hasil pelatihannya seperti apa, apakah itu 300 semua dikategorikan lolos atau tidak, nanti tanggal 7 Juni-nya baru pelaksanaan PTN terbatas untuk tahap kedua," ujarnya.

Taga menjelaskan sekolah yang ikut pelatihan tatap muka tersebut adalah sekolah yang sudah mengikuti tahapan asesmen terlebih dahulu. Diketahui, tahapan asesmen sudah dilakukan sejak awal perencanaan sekolah tatap muka.

"Sementara ini sekolah yang sudah mengikuti asesmen sedang ikut pelatihan," tuturnya.

Keputusan pemerintah terkait sekolah tatap muka

Diketahui, mengenai target pembelajaran tatap muka secara terbatas pada Juli mendatang itu disampaikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy. Belajar tatap muka terbatas bakal dimulai setelah guru dan tenaga pendidikan disuntik vaksin Corona (COVID-19).

Hal itu disampaikan Muhadjir Effendy dalam acara Pengumuman Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 yang disiarkan YouTube Kemendikud RI, Selasa (30/3).

Muhadjir awalnya menjelaskan efektivitas pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak sama dengan belajar tatap muka. Dia berharap vaksinasi Corona bisa membuat pembelajaran tatap muka dimulai.

"Vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga kependidikan ditargetkan selesai paling lambat bulan Juni 2021. Ini sesuai dengan komitmen dari Pak Menkes. Sehingga pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2021, diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat menyediakan layanan pembelajaran tatap muka secara terbatas," ujar Muhadjir.

Dia mengatakan kesuksesan pembelajaran tatap muka tergantung komitmen dari tingkat daerah hingga pusat. Dia meminta pemerintah daerah melakukan sosialisasi terhadap keputusan pembelajaran tatap muka bersama yang dirancang Kemendikbud hingga Kementerian Agama.

"Mudah-mudahan dengan SKB 4 menteri ini semua berjalan dengan yang kita harapkan," ucapnya.

Mendikbud Nadiem Makarim juga menegaskan pembelajaran tatap muka bakal dilakukan setelah vaksinasi terhadap guru dan tenaga kependidikan tuntas. Dia mengatakan pembelajaran tatap muka bakal dimulai dari PAUD dan SD lalu bertahap hingga Pendidikan Tinggi.

"Paling muda paling sulit PJJ. Mereka juga punya potensi ketinggalan paling besar," ujarnya.

(whn/eva)