Zona Merah Corona, Sekolah di 2 Desa Ciamis Tak Bisa Gelar PTM

Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 27 Mei 2021 10:25 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Ciamis -

Pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah berlangsung beberapa hari. Dari 258 desa di Ciamis, ada 2 desa masuk zona merah. Sehingga sekolah di desa tersebut sementara tidak melakukan pembelajaran tatap muka.

Hal ini sesuai dengan surat edaran Bupati Ciamis. Sekolah yang desanya masuk zona kuning dan hijau yang boleh gelar pembelajaran tatap muka. Sekolah bisa kembali membuka tatap muka apabila sudah tidak lagi zona merah dan oranye.

Kepala Dinas Pendidikan Ciamis Asep Saeful Rahmat mengatakan saat ini seluruh jenjang pendidikan dari SD, SMP, SMA sederajat melaksanakan pembelajaran tatap muka. Namun ada dua desa yang belum melaksanakannya yakni Desa Rajadesa dan Desa Kadupandak.

"Ada beberapa desa yang zona merah dan oranye jadi belum tatap muka. Pembelajaran dilaksanakan daring," ujar Asep, Kamis (27/5/2021).

Asep mengatakan uji coba pembelajaran tatap muka di Ciamis dilanjutkan setelah Lebaran, karena hasil evaluasi selama 2 Minggu PTM tidak ada laporan ada siswa ataupun guru yang terpapar COVID-19.

"Semoga di PTM yang sekarang dilaksanakan sampai 24 Juni nanti berjalan lancar dan aman seperti sebelumnya," ungkapnya.

Asep mengingatkan setiap sekolah untuk mematuhi ketentuan PTM saat Pandemi COVID-19 sesuai dengan surat edaran Bupati Ciamis. Seperti tidak melaksanakan ekstrakulikuler. Sekolah juga melakukan pengaturan masuk dan pulang agar siswa tidak berkerumun.

"Semua pihak diharapkan turut serta dalam mengawasi sekolah tatap muka, terutama komite dan masyarakat," ungkapnya.

Sekolah pun wajib mengecek kelayakan alat protokol kesehatan secara berkala. Seperti sarana tempat cuci tangan, cek suhu dan tata letak ruang belajar sesuai jarak. Sekolah juga harus tetap berkoordinasi dengan Satgas COVID-19.

(mso/mso)