Emak-emak di Ragunan Ngeyel Saat Ditegur soal Masker: Bentar Mau Foto

Rahmat Fathan - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 11:12 WIB
Petugas saat patroli mengingatkan pengunjung ragunan soal prokes (Rahmat Fathan-detikcom)
Petugas saat patroli mengingatkan pengunjung Ragunan soal prokes. (Rahmat Fathan/detikcom)
Jakarta -

Petugas Taman Margasatwa Ragunan (TMR) berpatroli mengingatkan para pengunjung agar selalu memakai masker demi mencegah penularan virus Corona. Namun ada saja pengunjung yang ngeyel dan melepas masker.

Pantauan detikcom di Ragunan, Rabu (26/5/2021), petugas tampak berkeliling dengan mobil patroli untuk mengingatkan para pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan.

Terlihat petugas yang berada di bagian depan mobil patroli menggunakan pengeras suara mengingatkan pengunjung soal protokol kesehatan. Sementara itu, petugas lainnya yang berada di bagian belakang mobil mengingatkan pengunjung secara langsung.

Para pengunjung diminta menghindari kerumunan. Selain itu, petugas mengingatkan pengunjung agar selalu memakai masker.

"Pak pakai maskernya, Pak," ujar petugas, Rabu (26/5/2021).

"Astaghfirullahalazim," ujar salah satu pengunjung yang langsung memakai maskernya.

Meski demikian, ada juga pengunjung yang ngeyel dan tetap tak memakai masker. Pengunjung tersebut berdalih ingin foto-foto sehingga mereka melepas masker.

"Ibu, tolong maskernya digunakan, ya," kata petugas.

"Bentar ya, mau foto dulu ya, mau foto dulu," balas pengunjung tersebut.

Pengunjung Tak Patuhi Prokes Bakal Dikeluarkan

Staf Pelayanan Informasi dan Kehumasan TMR Wahyudi Bambang menyebut ada 120 petugas keamanan yang bertugas hari ini. Mereka memiliki tugas berbeda-beda.

"Tim sekuriti hari ini yang bertugas 120 orang. Ada yang bertugas di pintu masuk, yaitu mengecek suhu, kemudian melakukan verifikasi yang sudah mendaftar, ada juga yang ada di pos-pos sekuriti yang menetap di situ. Ada juga yang mobile, mengamankan situasi," ujar Bambang.

Ada juga tim khusus Satgas COVID-19 TMR. Bambang mengatakan Satgas bertugas menegur para pengunjung yang didapati tak mematuhi prokes.

"Kalau mereka ketahuan, ya diingatkan. Kalau mengikuti aturan, kita kasih kesempatan untuk lanjut berwisata. Tapi kalau memang istilah kata nggak patuh, bisa kita keluarkan, nih," ucap Bambang.

"Sanksinya bisa kita keluarkan dari Ragunan. Ya sudah, jangan di Ragunan dah kalau nggak patuh gitu ya," lanjut dia.

Simak juga 'Diminta Tak Berkerumun, Emak-emak Ngomel Berbahasa Inggris':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)