Cegah COVID-19 Meluas, Polresta Mataram Rutin Lakukan Tes Swab Acak

Nadhifa Sarah Amalia - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 21:00 WIB
Polresta Mataram terus berupaya mencegah penularan COVID-19 walaupun libur Lebaran telah usai. Terbaru, Tim Kesehatan Polresta Mataram melakukan tes swab secara acak di Jalan Lingkar Selatan, Bundaran Monumen Mataram Metro, Nusa Tenggara Barat (NTB) kemarin.
Foto: Dok. Polda NTB
Jakarta -

Polresta Mataram terus berupaya mencegah penularan COVID-19 walaupun libur Lebaran telah usai. Terbaru, Tim Kesehatan Polresta Mataram melakukan tes swab secara acak di Jalan Lingkar Selatan, Bundaran Monumen Mataram Metro, Nusa Tenggara Barat (NTB) kemarin Minggu (23/5).

Berkolaborasi dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTB, Kasat Samapta Polresta Mataram AKP I Gede Sumadra mengatakan mereka akan terus giat dalam melakukan pengamanan tes swab acak itu untuk mencegah COVID-19 meluas.

"Mulai pukul 15.15 WITA, hingga selesai, tes swab acak yang digelar Tim Kesehatan Polresta Mataram bersama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTB, berjalan sesuai yang kita harapkan, aman dan lancar," ujar Sumadra dalam keterangan tertulis, Senin (24/05/2021).

Lebih lanjut, dia mengatakan pembatasan kerumunan dan kunjungan ke kawasan atau tempat hiburan juga masih akan terus berjalan. Sumadra menegaskan Polresta Mataram akan terus berupaya dalam mendukung program pemerintah untuk mencegah penularan COVID-19 di tengah masyarakat.

Polresta Mataram terus berupaya mencegah penularan COVID-19 walaupun libur Lebaran telah usai. Terbaru, Tim Kesehatan Polresta Mataram melakukan tes swab secara acak di Jalan Lingkar Selatan, Bundaran Monumen Mataram Metro, Nusa Tenggara Barat (NTB) kemarin.Foto: Dok. Polda NTB

Hal ini sesuai dengan Program Kampung Sehat 2 NTB yang diinisiasi Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal sebagai upaya Kepolisian membantu Pemda dalam percepatan penanganan COVID-19 di wilayah NTB khususnya Kota Mataram.

"Kita tidak mau seperti tsunami COVID-19 di India, banyak korban berjatuhan. Untuk itu, mari kita sama-sama sadar akan kelangsungan hidup bersama. Lebih baik mencegah daripada mengobati," pungkasnya.

Polda NTBFoto: Polda NTB
(akd/ega)