Tersangka Pembakaran Polsek Candipuro Bertambah Jadi 13 Orang

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 16:53 WIB
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (dok Istimewa)
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (Dok. Istimewa)
Bandar Lampung -

Tersangka kasus pembakaran Polsek Candipuro di Lampung Selatan bertambah. Total tersangka menjadi 13 orang.

"Jumlah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik sampai dengan hari ini sebanyak 13 orang," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad kepada wartawan, Senin (24/5/2021).

Pandra mengatakan salah satu tersangka baru, EW, berperan sebagai pembakar gorden Polsek Candipuro. Tindakan EW itu disebut membuat api menyebar di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

"Tersangka EW ini dari hasil keterangan saksi-saksi yang sudah diambil keterangannya, memiliki peran yang membakar kain tirai jendela (gorden) sehingga menimbulkan api di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Candipuro," tuturnya.

EW dijerat Pasal 170 KUHP. Dia juga ditahan di rumah tahanan (rutan) Polres Lampung Selatan.

"Untuk tersangka EW ini dijerat dengan Pasal 170 KUHP dan dilakukan penahanan di Rutan Polres Lampung Selatan," ucap Pandra.

Sebelumnya, polisi menetapkan 10 orang menjadi tersangka pembakaran gedung Polsek Candipuro, Lampung Selatan, Lampung. Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara.

"Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Selatan telah menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan, dan telah menetapkan 10 orang tersangka," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad kepada wartawan, Sabtu (22/5).

Sepuluh orang tersangka itu berinisial J, SA, D, ANS, AGS, ATS, JM, SK, DK, dan S alias J. Pandra mengatakan J dan SA juga tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur yang sedang ditangani Polres Lampung Selatan.

(haf/haf)