Penelusuran Polisi soal Viral Wanita Diduga Bakar-Coret Qur'an di Jaksel

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 14:04 WIB
Garis Polisi/Police Line. Dilarang melintas garis polisi
Foto ilustrasi pemasangan garis polisi. (Bagus Kurniawan/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Selatan telah meminta keterangan wanita yang diduga membakar dan mencoret-coret Al-Qur'an di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dari pemeriksaan, wanita berinisial F itu mengaku akun medsosnya digunakan oleh orang lain.

"Nama akun sudah diperiksa, tapi namanya dipakai orang," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah seperti dilansir Antara, Minggu (23/5/2021).

Sebelumnya, aksi pembakaran Al-Qur'an yang diunggah akun Instagram menjadi viral di media sosial. Dari video tersebut, terlihat api membakar setengah Al-Qur'an dan ada juga kata-kata tidak pantas yang ditulis di halaman kitab suci itu.

Beberapa akun Instagram lain bereaksi dengan membagikan tangkapan layar pembakaran dan membagikan ulang konten tersebut. Terdapat pula foto KTP seorang perempuan yang beralamat di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang diduga pemilik akun tersebut.

Cerita Ketua RT

detikcom menelusuri keberadaan F di Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jaksel. Di sana, detikcom bertemu dengan bibi F tapi menolak diwawancara.

Ketu RT setempat, Biso Raharjo (70), mengungkapkan F adalah warganya. Menurut Biso, F pernah tersandung kasus serupa pada 2020.

"Benar itu tahun lalu, sama FPI bermasalahnya. Ada warga RW sebelah FPI itu datang ke saya nanya soal warga F ini. Kasusnya sama penistaan agama gitu-gitu juga," ujar Biso kepada detikcom saat ditemui, Senin (24/5/2021).

"Saya kasih tahu rumahnya, cuma pas sampai itu sempat emosi dan ramai massa. Terus dibawa ke balai RW buat musyawarah. Ada ibunya juga, kalau dari keterangan ibunya, dari F itu bukan dia yang melakukan," lanjut Biso.

Dia mengungkapkan F dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang bergaul.

"Selama ini saya nggak pernah ngomong sama dia kayaknya. Saya tanya anak-anak seumuran dia di sini katanya juga jarang bergaul, nggak aktif juga di karang taruna jadi orangnya nggak dikenal, nggak aktif, tertutup. Makanya saya nggak tahu," ungkapnya.

Menurut Biso, F diamankan polisi pada Sabtu (22/5) malam. Keluarga F juga turut dimintai keterangan oleh polisi.

Simak juga Video: Polri Kirim Permohonan Ekstradisi Jozeph Paul Zhang Agar Ditangkap

[Gambas:Video 20detik]




(mea/fjp)