Begini Doa Naik Pesawat agar Mendarat dengan Selamat

Kristina - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 13:22 WIB
SCHOENEFELD, GERMANY - JANUARY 17: A Pobeda airlines flight from Moscow with Russian opposition politician Alexei Navalny leaves at BER Berlin Brandenburg Airport on January 17, 2021 in Schoenefeld, Germany. Navalny, who has been recovering in Germany since he was poisoned five months ago, recently announced that he will be flying with Pobeda to Moscow. (Photo by Maja Hitij/Getty Images)
Foto: Getty Images/Maja Hitij
Jakarta -

Dua hal yang genting dalam dunia penerbangan adalah saat take off dan landing atau sering disebut critical eleven. Perjalanan dikatakan berhasil saat pesawat mendarat dengan selamat sampai ada instruksi untuk turun dari pesawat.

Pekan lalu, terjadi insiden pesawat Batik Air menabrak garbarata Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, saat melakukan pendaratan pada Sabtu (22/5/2021) pagi. Pesawat dengan nomor penerbangan ID 6506 membawa 119 penumpang dan 4 orang awak. Seluruh penumpang selamat dalam insiden tersebut.

Dalam Islam, kita dianjurkan untuk berdoa sebelum bepergian. Baik dengan transportasi darat, laut, maupun udara. Adanya insiden Batik Air tersebut mengingatkan kita untuk terus berdoa terlebih saat pesawat hendak mendarat sampai ada instruksi untuk turun dari pesawat.

Berikut doa naik pesawat agar mendarat selamat sampai tujuan:

Dikutip dari buku '444 Doa Rasulullah SAW' oleh Samir Mahmud Al-Husni, dianjurkan untuk melakukan sholat dua rakat saat hendak bepergian.

Ath Thabrani meriwayatkan dari sahabat Miqdad ash-Shan'ani ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda,

"Tidak ada yang ditinggalkan seseorang kepada keluarganya pada saat akan bepergian yang lebih baik dan lebih utama dari sholat dua rakaat." (HR. Thabrani).

Diriwayatkan dalam hadits Ahmad dan Muslim, dari Abdullah bin Sarjis ra. bahwasannya Rasulullah SAW apabila akan bepergian beliau mengucapkan:

"Ya Allah, saya berlindung kepada Engkau dari rintangan dalam perjalanan dan kekecewaan sewaktu kembali (ke kampung halaman), dari kerusakan setelah kebaikan, dari doa orang teraniaya, dari mendapatkan hal yang tidak diinginkan mengenai harta dan keluarga." (HR Ahmad dan Muslim).

Sebelum lepas landas, perbanyak membaca surat Al Ikhlas dan memohon perlindungan Allah SWT. Setelah itu bisa membaca doa berikut,

لهُ أَكْبَر، اللهُ أكْبر، الله أكْبَر، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ

Arab-latin: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Subhanalladzi sakkhoro lana hadza wa maa kunnaa lahu muqrinin, wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibun, allahumma inna nas'aluka fii safarinaa hadzal birro wat taqwa wa minal 'amal maa tardho, allahumma hawwin 'alaina safarona hadza wa athwi 'annaa bu'dahu, allahumma antas shohibu fis safari wal kholifatu fil ahli, allahumma inni a'udzubika min wa'tsaais safari wa kaabatil mandzhori wa suuil munqolibi fil maali wal ahli

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Maha suci Allah yang telah menundukkan (pesawat) ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Allah lah kami kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kebaikan dan takwa dalam perjalanan ini, kami mohon perbuatan yang Engkau ridhoi. Ya Allah, permudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah pendampingku dalam bepergian dan mengurusi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan kepulangan yang buruk dalam harta dan keluarga."

Saat hendak mendarat dalam 8 menit terakhir penerbangan, dapat memperbanyak kepada Allah SWT. Berikut bacaan dzikir sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At Tirmidzi.

بِسْمِ اللهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، الْحَمْدُ لِلَّهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.

Artinya : "Dengan nama Allah, segala puji bagi Allah Segala puji bagi Allah (3x), Allah Maha Besar (3x), Maha Suci Engkau, ya Allah! Sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau." (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Sahabat hikmah, dihafalkan ya doa naik pesawat agar mendarat dengan selamat.

(nwy/nwy)