Polda Sumut Tunggu Laporan Tim di Jakarta soal Vaksin Ilegal

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 11:03 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi (Foto: dok. Istimewa)
Medan -

Polda Sumatera Utara (Sumut) terus mengusut dugaan penjualan vaksin COVID-19 secara ilegal oleh dokter asal Sumut, IW, di Kompleks Puri Delta Mas, Jakarta. Polda Sumut sedang menunggu laporan tim yang dikirim ke Jakarta.

"Penyidiknya masih di sana (Jakarta)," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, saat dimintai konfirmasi, Senin (24/5/2021).

Hadi mengatakan pihaknya belum menerima laporan dari tim yang diturunkan ke lokasi diduga penjualan vaksin secara ilegal oleh dokter IW di Jakarta. Dia mengatakan perkembangan penyidikan bakal disampaikan secara detail.

"Kita belum dapat update terkait dengan hasil pengembangan yang dilakukan di Jakarta. Nanti, kalau sudah ada kita kasih tahu," sebut Hadi.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara juga ikut menelusuri lokasi diduga tempat penjualan vaksin COVID-19 secara ilegal di Kompleks Puri Delta Mas, Jakarta. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan tak ada barang bukti yang ditemukan saat polisi ke lokasi.

"Nihil," ujar Guruh saat dihubungi, Minggu (23/5/2021).

Guruh mengatakan, saat polisi mendatangi lokasi, tak ada kegiatan penjualan vaksin ilegal. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi.

"Kemarin kapolsek dan anggota cek lokasi langsung dan diperoleh keterangan belum ada kegiatan dimaksud," katanya.

Dugaan penjualan vaksin secara ilegal hingga ke Jakarta itu diketahui usai seorang ASN yang bertugas sebagai dokter di Rutan Tanjung Gusta, Medan, Indra Wirawan (IW), ditangkap. Dia diduga menjual vaksin Corona atau COVID-19 secara ilegal di Medan hingga Jakarta.

Lokasi penjualan vaksin COVID-19 secara ilegal di Jakarta itu diduga terjadi di Kompleks Puri Delta Mas, Jakarta. Hal tersebut diketahui saat konferensi pers di Polda Sumut.

Simak video 'Vaksin COVID-19 Efektif Minimalisir Kemungkinan Tertular COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)