Kapolda Papua Bantah Diserang di Rumah Duka Wagub: Itu Tarian Budaya

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 23 Mei 2021 13:51 WIB
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. (Wilpret/detikcom)
Jayapura -

Beredar kabar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri diserang. Mathius disebut diserang saat berada di rumah duka Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal.

Kabar Irjen Mathius dan pejabat daerah setempat diserang ini ramai dibicarakan di pemberitaan media massa. Dijelaskan, Mathius diserang saat sedang menyambangi rumah duka Wagub Klemen Tinal, yang meninggal dunia pada Jumat (21/5) lalu.

Mathius dan pejabat lainnya disebut dilempari batu. Akibat insiden ini, Mathius dan pejabat lainnya dievakuasi.

Kapolda Papua pun angkat bicara mengenai hal ini. Dia menegaskan narasi penyerangan tersebut tidak benar.

"Tidak. Tidak benar saya (dan pejabat lainnya) diserang," jelas Irjen Mathius saat dihubungi, Minggu (23/5/2021).

Kapolda Sebut Tarian Budaya

Dia menjelaskan peristiwa yang dianggap penyerangan itu sebagai budaya masyarakat Papua.

"Mohon maaf (kejadian penyerangan) itu bagian dari (tarian) budaya keluarga yang sedang berduka. Iya (tarian) itu bagian dari budayanya," tambahnya.

Tonton juga Video: Hoax-hoax Teroris OPM untuk Sudutkan TNI-Polri

[Gambas:Video 20detik]



(sab/isa)