Akun Aktivis Diretas-Data 279 Juta WNI Diduga Bocor, KSP Singgung RUU PDP

ADVERTISEMENT

Akun Aktivis Diretas-Data 279 Juta WNI Diduga Bocor, KSP Singgung RUU PDP

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 09:06 WIB
Deputi V KSP Jaleswari Pramodawardhani
Jaleswari Pramodhawardani (Foto: dok. KSP)

Sejumlah aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) sebelumnya mengalami peretasan terhadap akun WhatsApp hingga akun Gojek. Polri menyebut kasus itu sudah ramai di masyarakat sehingga menjadi atensi.

"Tidak mungkin ada sesuatu yang menjadi ramai di masyarakat Polri tidak atensi. Itu tidak mungkin. Tentu menjadi perhatian," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat ditemui di kantornya, Rabu (19/5).

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah bertemu dengan pihak BPJS Kesehatan untuk membahas kasus dugaan kebocoran data pribadi 279 juta WNI. BPJS Kesehatan memastikan akan menguji apakah data pribadi yang diduga bocor itu adalah data mereka.

"BPJS segera akan memastikan dan menguji ulang data pribadi yang diduga bocor," ujar juru bicara Kemenkominfo Dedy Permadi kepada wartawan, Jumat (21/5).


(rfs/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT