Dipanggil Kominfo, BPJS Kesehatan Akan Uji Data WNI yang Diduga Bocor

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Sabtu, 22 Mei 2021 07:45 WIB
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah bertemu pihak BPJS Kesehatan untuk membahas kasus dugaan kebocoran data pribadi 279 juta warga negara Indonesia (WNI). BPJS Kesehatan memastikan akan menguji apakah data pribadi yang diduga bocor itu adalah data mereka.

"BPJS segera akan memastikan dan menguji ulang data pribadi yang diduga bocor," ujar Juru Bicara Kemenkominfo, Dedy Permadi kepada wartawan, Jumat (21/5/2021).

Dalam investigasinya, BPJS Kesehatan berkoordinasi dengan Kemenkominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). BPJS Kesehatan sedang berupaya agar dugaan kebocoran data tidak meluas.

"Investigasi yang dilakukan oleh tim internal BPJS akan selalu dikoordinasikan dengan Kementerian Kominfo dan BSSN. Langkah-langkah pengamanan data akan dilakukan oleh BPJS untuk memitigasi risiko kebocoran data pribadi yang lebih luas," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kemenkominfo mengungkap hasil investigasi sampel data pribadi WNI yang bocor. Dari hasil investigasi, sampel data WNI yang bocor bukan berjumlah 1 juta, melainkan 100 ribu.

"Data sampel yang ditemukan tidak berjumlah 1 juta seperti klaim penjual, namun berjumlah 100.002 data," ujar Dedy Permadi, dalam keterangannya, Jumat (21/5/2021).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.