Anak Anggota DPRD Bekasi Kabur ke Cilacap-Bandung Sesaat Usai Dipolisikan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 21:54 WIB
Anak anggota DPRD Bekasi, tersangka kasus pencabulan ABG berbaju tahanan
Anak anggota DPRD Bekasi, tersangka kasus pencabulan ABG, mengenakan baju tahanan. (Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

AT (21), anak anggota DPRD Kota Bekasi tersangka kasus pencabulan ABG, menyerahkan diri setelah dibujuk orang tua. AT melarikan diri sesaat setelah mengetahui bahwa dia dilaporkan oleh korban.

"Pelaku kabur karena ketakutan karena pemberitaan media yang bertubi-tubi sehingga pelaku melarikan diri," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (21/5/2021).

Aloysius mengatakan AT melarikan diri ke Cilacap, Jawa Tengah, di hari dirinya dilaporkan ke polisi. Sempat tinggal beberapa hari di Cilacap, AT lalu kabur ke Bandung, Jawa Barat.

"Jadi pada saat laporan itu dibuat tanggal 12 April, yang bersangkutan langsung melarikan diri. Melarikan diri ke Cilacap terus Bandung. Cilacap ke rumah saudaranya," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Heri Purnomo mengklaim kepolisian sebenarnya sudah mengetahui posisi terakhir AT di Bandung.

"Jadi gini, dari awal kita sudah bisa mengetahui keadaan atau posisi tersangka. Kita juga sudah melakukan penggeledahan di rumah orang tuanya. Karena kita perkirakan kemarin, tersangka dari Bandung ke Bekasi," ucap Heri.

Menyerahkan Diri Usai Dibujuk Ortu

Polisi memperkirakan AT bakal kembali ke rumah orang tuanya. Namun perkiraan polisi meleset, AT tidak kunjung pulang sehingga akhirnya polisi meminta orang tuanya membujuk AT agar menyerahkan diri.

"Ternyata, di rumah keluarga nggak ada. Namun kita imbau kepada orang tuanya agar bisa menyerahkan. Alhamdulillah jam 4.00 pagi tanpa kita minta meski anggota standby di sana, orang tuanya berjanji menyerahkan," lanjutnya.

AT ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan ABG. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, polisi sudah melayangkan dua kali panggilan kepada AT.

Namun AT selalu mangkir. Hingga akhirnya hari ini AT menyerahkan diri ke Mapolres Metro Bekasi Kota.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya