Round-Up

Firli Diserang Sana-sini Usai Pegawai KPK 'Diselamatkan' Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 19 Mei 2021 04:31 WIB
Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
Firli Bahuri (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK tidak serta-merta bisa memecat 75 pegawai yang tal lolos. Kini, serangan datang kepada Ketua KPK Firli Bahuri mengenai tes alih status ASN itu.

"Hasil Tes Wawasan Kebangsaan hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK, baik terhadap individu atau institusi KPK dan tidak serta merta menjadi dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang tidak lolos tes," kata Jokowi dalam tayangan video di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (17/5/2021).

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) merasa lega dengan pernyataan Jokowi itu. MAKI kemudian menyentil Firli karena telah membuat kontroversi karena TWK itu.

"Seperti sekarang alhamdulillah Pak Jokowi mendengar suara-suara yang menentang penonaktifan itu dan menyatakan bahwa itu tidak boleh dipecat dan itu saya kira efektif," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Senin (17/5).

Melihat polemik yang ditimbulkan oleh TWK ini, Boyamin menyarankan agar Firli Bahuri mengundurkan diri dari Ketua KPK. Dia menyarankan agar Firli menjadi wakil ketua saja.

"Kalau dalam konteks kontroversial terus begini ya kalau saya menyarankan sebaiknya Pak Firli mundur aja lah dari Ketua KPK, setidaknya mundur dari Ketua KPK menjadi wakil ketua KPK aja, biar dipimpin oleh Pak Nawawi, atau Pak Gufron, ya paling ndak Pak Alex Marwata lah, saya tidak melihat Bu Lili, karena Bu Lili kemarin pada posisi terkait Tanjungbalai kan ada sedikit persoalan, meskipun sampai sekarang belum ada bukti dan itu saya hanya minta beliau untuk tidak melibatkan diri dalam kasus Tanjungbalai aja. Dan saya kira Bu Lili clear tidak ada masalah, meskipun nanti ketua KPK perempuan ya boleh boleh aja," katanya.

"Jadi prinsipnya menurut saya Pak Firli mengundurkan diri dari Ketua KPK menjadi Wakil Ketua KPK seperti dulu permintaan saya seperti dulu sidang di Dewas KPK kasus dugaan hidup mewah helikopter di Palembang, Baturaja dulu, saya meminta Pak Firli disanksi untuk tidak menjadi Ketua KPK, cukup jadi wakil ketua KPK," sambungnya.

Tonton video 'Jokowi: Hasil TWK Tak Serta-Merta Jadi Dasar Pemberhentian 75 Pegawai KPK'

[Gambas:Video 20detik]



Simak sorotan ICW ke Firli pada halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3