Permintaan Maaf Jakarta Youth Choir Soal Paduan Suara di Dalam Istiqlal

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 13:15 WIB
Jakarta -

Jakarta Youth Choir buka suara soal video paduan suara yang dibuat di dalam Masjid Istiqlal. Pihak Jakarta Youth Choir (JYC) meminta maaf karena kurangnya pengetahuan.

"Kami memproduksi karya ini adalah semata-mata dengan niat baik untuk ikut memeriahkan hari raya Idulfitri, tapi kami mengakui memiliki pengetahuan yang kurang perihal hal ini sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat, terutama umat Islam," ujar salah seorang perwakilan JYC, dalam video yang diunggah di akun @jktyouthchoir, Selasa (18/5/2021).

Pihak JYC juga menyebutkan selama proses pembuatan video paduan suara tidak ada suara nyanyian atau iringan musik. JYC menyebut lagu yang dinyanyikan sudah direkam di studio.

"Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat islam, kepada pengurus masjid Istiqlal, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata JYC.

Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengatakan kejadian ini dijadikan pelajaran. Paduan suara di dalam Masjid Istiqlal itu merupakan usul dari JYC.

"Ini menjadi pelajaran berharga bagi kami, agar lebih berhati hati. Terima kasih atas saran dan masukannya kepada kami selama ini. Perlu kami sampaikan bahwa video tersebut adalah karya Jakarta Youth Choir (JYC) sebuah paduan suara binaan Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov DKI Jakarta," paparnya.

"Video ini diposting di akun resmi Pemprov DKI Jakarta nama akunnya @dkijakarta. Namun bukan atas perintah Gubernur maupun Wakil Gubernur sebagaimana pemberitaan yang beredar," kata Riza.

Riza mengatakan akun instagramnya juga sempat mengunggah ulang video tersebut di akun @arizaPatria. Namun kemudian dihapus.

"Tidak ada maksud apapun dari adik-adik kita di JYC dalam pembuatan video tersebut selain untuk turut menyemarakan kegembiraan suasana lebaran dengan semangat Jakarta sebagai kota kolaborasi," katanya.

Berikut pernyataan lengkap JYC:

Kami dari Jakarta Youth Choir. Dalam kesempatan ini kami bermaksud menyampaikan permintaan maaf atas video yang sempat kami unggah di media sosial yang bertemakan Asmaul Husna. Video tersebut kami rekam di Masjid Istiqlal menjelang hari lebaran. Pada saat merekam gambar tersebut tidak ada suara nyanyian atau iringan musik yang dilakukan karena iringan musik sudah dilakukan sebelumnya di dalam studio.

Kemudian maksud kami memproduksi karya ini adalah semata-mata dengan niat baik untuk ikut memeriahkan hari raya idul fitri, tapi kami mengakui memiliki pengetahuan yang kurang perihal hal ini sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat, terutama umat Islam.

Karena itu kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat islam, kepada pengurus masjid istiqlal, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Peristiwa ini memberi pelajaran pada kami untuk tidak mengulangi hal serupa di kemudian hari. Sekali lagi, dari lubuk hati yang paling dalam, kami JYC memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan dan kekhilafan ini.

Wasalamualaikum Wr. Wb

(idn/imk)