Polisi Kaji Peniadaan Jalur Sepeda Permanen, DKI Pastikan Tetap Lanjut

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 13:45 WIB
Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo (Sahcril/detikcom)
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (Sahcril/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengkaji peniadaan jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut pembangunan jalur sepeda akan terus berlanjut.

"Jalur sepeda tetap akan dilanjutkan pembangunannya," ujar Syafrin di pos pemeriksaan Tol Jakarta-Cikampek Km 34, Bekasi, Minggu (16/5/2021).

Syafrin menjelaskan, pembangunan jalur sepeda permanen di Sudirman-Thamrin dilakukan dengan perencanaan matang dan komprehensif. Semua stakeholder diundang dalam perencanaan pembangunan ini.

Dia menambahkan, jalur sepeda dibangun tidak dibangun dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta. Jalur sepeda permanen, sambungnya, dibangun dengan memakai Surat Persetujuan Penunjukan Penggunaan Lokasi atau Lahan (SP3L).

"Jadi anggarannya tidak menggunakan APBD, tetapi menggunakan kewajiban pihak ketiga, SP3L namanya. Dan ini yang tentu dilanjutkan pembangunannya. Tentu sesuai perencanaan, sampai dengan 2030 akan disiapkan sekitar 500 kilometer jalur sepeda. Dan itu akan kombinasi. Ada jalur sepeda yang sifatnya mix traffic, ada jalur sepeda yang sifatnya dengan permanen dengan ada pembatasan fisik," jelas Syafrin.

Lebih lanjut, Syafrin menerangkan pembangunan jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin merupakan program Pemprov DKI Jakarta yang sudah dikaji melalui kajian panjang. Proses kajian dilakukan sejak 2012.

"Tentu pertama adalah pembangunan jalur sepeda permanen ini menjadi program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sudah melalui proses yang panjang. Sejak 2012 kita ketahui sudah ada keputusan gubernur terkait dengan pembangunan jalur sepeda di Jakarta, termasuk penyediaan jalur sepeda permanen. Tahun ini setelah melalui kajian yang panjang, maka dipilih adalah jalur Sudirman-Thamrin," jelasnya.

"Kami dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentu yang kami akan dorong adalah bagaimana upaya kita bersama untuk mensosialisasikan keberadaan jalur ini kepada masyarakat sehingga masyarakat yang tadinya biasa melakukan pelanggaran, tidak tertib dalam berlalu lintas, itu ke depan dalam melakukan berkendara di jalan, itu lebih disiplin," tambah dia.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Evakuasi Lansia yang Terjepit di Rongga Beton Pembatas Jalur Sepeda':

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2