Gerindra Bela Anies soal Larangan Ziarah: Prokes Sulit Diterapkan di TPU

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 08:30 WIB
Sejumlah warga mendatangi TPU Pracimalaya, Kota Yogykarta, untuk berziarah Seperti diketahui ziarah makam menjadi salah satu kegiatan yang rutin dilakukan menjelang Ramadhan.
Ilustrasi ziarah (Foto: PIUS ERLANGGA)
Jakarta -

Partai Gerindra DKI Jakarta membela Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan soal ziarah makam dilarang namun mal dibuka. Gerindra menilai protokol kesehatan (Prokes) ketat susah untuk diterapkan di Taman Pemakanan Umum (TPU).

"Memang ziarah makam di area terbuka namun kan potensi kerumunan tetap ada dan beresiko tinggi. Dan prokes secara ketat rasanya sulit diterapkan di makam," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021).

"Bukan juga saya anggap mal dibuka jauh lebih baik yaa. Hanya saja kan kebutuhannya beda dan pengaturan tata laksana prokes juga di (mal) lebih memungkinkan diarahkan," tutur dia.

Rani mengatakan bahwa kapasitas di mal bisa dibatasi dan masuk secara bergantian. Dia menekankan larangan ziarah makan tidak bisa dibandingkan dengan mal.

"Misal kapasitas di resto untuk makan dibatasi, jadi bergantian tidak berjejalan. Beda kebutuhannya jadi rasanya enggak bisa dinilai secara apple to apple," kata dia.

Rani mengatakan pelarangan ziarah makam guna mencegah penularan Corona. Mendoakan orang yang telah meninggal, kata Rani, juga bisa dilakukan di laur makam.

"Pastinya memang arahnya ke sana ya antisipasi paparan COVID-19 yang membludak. Kalau enggak karena alasan pandemi apa untungnya buat Pemprov coba melarang berziarah. Memang rasanya kurang afdol tapi kan mendoakan para almarhum dan almarhumah tidak mesti datang ke kuburnya," jelas dia.

Rani meminta masyarakat agar tak datang ke makam. Dia juga meminta kesadaran warga Jakarta untuk menahan diri guna mencegah penularan virus Corona.

"Nah itu dia susahnya karena masing-masing dari kita masih belum bisa menahan diri sendiri, terkait pandemi ini kita butuh kesadaran bersama untuk bisa menjaga kesehatan bersama," tutur dia.

Simak selengkapnya

Saksikan juga 'Wajah TPU Tanah Kusir di Tengah Larangan Ziarah':

[Gambas:Video 20detik]