Round-Up

Ramai-ramai Warga ke Tempat Wisata di Hari Kedua Lebaran

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 21:02 WIB
Suasana di Taman Margasatwa Ragunan pada hari kedua Lebaran
Susana Ragunan pada hari kedua Lebaran (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)

Ilham mengatakan kunjungan ke Ragunan-nya ini disebabkan larangan mudik. Dia pun sempat berpikir untuk ke Ancol, tapi terlalu jauh.

"Kan nggak boleh mudik, jadi akhirnya kita cari inisiatif terdekatlah, karena kan ke Ancol kejauhan, jadi ya ke Ragunan aja lah," katanya.

Total, sebanyak 20.174 orang mengunjungi tempat wisata Taman Margasatwa Ragunan guna memanfaatkan hari kedua libur Lebaran. Pengunjung di antaranya menggunakan 3.300 unit kendaraan roda dua, 1.174 kendaraan roda empat, dan 55 sepeda.

Wahyudi Bambang mengatakan para pengunjung hampir seluruhnya sudah meninggalkan area Ragunan. Petugas Ragunan juga mengimbau para pengunjung untuk segera meninggalkan lokasi karena sudah mulai ditutup pada pukul 14.00 WIB.

"Sebagian besar pengunjung sudah pulang. Dikit lagi habis," kata Bambang.

Sementara itu, di kawasan Ancol siang tadi, per pukul 14.00 WIB, jumlah pengunjung yang memasuki Ancol sudah mencapai 31.729 orang. Angka itu melonjak 2 kali lipat dibanding per pukul 11.00 WIB yang berjumlah 15 ribu.

"Per pukul 14.00 WIB total pengunjung 31.729. Tapi 7.000 orang sudah keluar," ujar Manager Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari.

Rika menjelaskan, pihaknya saat ini telah berupaya untuk membatasi akses ke pantai. Pembatasan berupa buka-tutup itu dilakukan demi mengatasi kepadatan yang terjadi.

"Betul (mengurai kepadatan). Saat ini akses yang ke arah kawasan Pantai Timur kami telah lakukan upaya buka-tutup," tutur Rika.

Selain itu, pengelola Ancol menerapkan buka-tutup gerbang supaya kawasan Ancol tak makin padat. Pintu Timur Ancol masih ramai pengunjung pada pukul 16.08 WIB. Baik kendaraan motor maupun mobil antre masuk.

"Rekayasa buka tutup gerbang Ancol merupakan bagian penerapan prokes di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Jika kami melihat situasi dan kondisi yang terlihat agak padat, maka kami lakukan skema buka tutup tersebut," ujar Rika.

Halaman

(rfs/rfs)