Hingga Pukul 15.00 WIB Jumlah Pengguna KRL di Stasiun Manggarai 4.789

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 17:57 WIB
Penerapan protokol kesehatan di pintu masuk Stasiun Manggarai
Penerapan protokol kesehatan di pintu masuk Stasiun Manggarai. (Rakha Arlyanto Darmawan/detikcom)
Jakarta -

Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, sore ini masih terlihat ramai didatangi oleh calon penumpang KRL. Terdata ada 4.789 calon penumpang KRL di Stasiun Manggarai sampai dengan pukul 15.00 WIB.

"Di Manggarai saja, 15.00 WIB 4.789 pengguna KRL," ungkap Adli Hakim, Manager External Relation KCI, melalui pesan singkat kepada detikcom, Jumat (15/5/2021).

Selain itu, ada 173.893 jumlah total keseluruhan penumpang KRL di hari kedua Lebaran hari ini sampai pukul 15.00 WIB.

"Jumlah pengguna KRL sampai dengan pukul 15:00 WIB: 173.893," ujar Adli.

Anne Purba VP Corporate Secretary KAI Commute dalam keterangannya mengungkapkan akan melakukan langkah antisipasi layanan KRL Jabodetabek pada masa libur Lebaran ini. Antisipasi lebih lanjut juga dilakukan sesuai dengan hasil dari kunjungan Menhub Budi Karya Sumadi ke Stasiun Manggarai hari ini.

"Selama masa Lebaran KAI Commuter beroperasi terbatas dengan jam operasional 04.00-20.00 WIB setiap harinya, menjalankan 886 perjalanan KRL. Untuk antisipasi kepadatan lebih lanjut, KAI Commuter mulai siang ini akan mengoperasikan setidaknya enam jadwal perjalanan kereta tambahan yang sebelumnya selama masa larangan mudik 6-17 Mei tidak dijalankan," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegur PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) karena melihat adanya penumpukan di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

"Saya melihat bahwa pengelolaan dari KCI tidak profesional ya. Saya bertanya dengan beberapa penumpang berdesak-desakan, kita lihat tadi lebih dari 70 orang dan tidak ada yang menjaga," kata Budi Karya dalam jumpa pers seusai peninjauan hari ini.

Salah satu calon penumpang KRL, Firman (31) mengungkapkan, penerapan prokes di Stasiun Manggarai terbilang cukup baik. Di depan pintu masuk sudah ada pengecekan suhu dan disediakan hand sanitizer di beberapa sudut tempat tunggu stasiun.

"Relatif aman sih. Saya tadi sudah dicek suhu, sama saya lihat tadi ke toilet sama pas lagi duduk ada hand sanitizer," ujar Firman kepada detikcom di lokasi.

Dirinya pun tidak mempermasalahkan adanya kerumunan saat hendak naik ke gerbong kereta. Menurutnya asalkan tetap mengenakan masker secara benar.

"Tidak masalah sih, soalnya emang kayak gitu biasanya kalau mau ke Tanah Abang pasti ramai. Asal tetap make masker terus bener-bener. Dan kalau duduk nunggu dikasi jarak gapapa," katanya.

Calon penumpang lain, Indah (20), berpendapat serupa. Menurut dia, penerapan prokes di Stasiun Manggarai dinilai sudah cukup baik.

"Udah baik sih, juga sering ada peringatan. Jadi kalau ada yang desak-desakan diimbau buat jaga jarak. Tapi ya namanya penumpang kadang masih ngeyel," ujarnya.

"Paling kalau mau naik kereta suka berebut, Selebihnya masih aman, mungkin karena udah banyak yang sadar," imbuh Indah.

(aud/aud)