Kemenhub: Lebih dari 1,5 Juta Orang Keluar Jabodetabek

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 16:48 WIB
Adita Irawati, stafsus presiden bidang komunikasi
Adita Irawati (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Kementerian Perhubungan memaparkan data dari posko monitoring mereka. Sudah ada lebih dari 1,5 juta orang yang keluar dari Jabodetabek.

Juru bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati, dalam konferensi pers virtual, Kamis (13/5/2021), menyebut 1,5 juta orang lebih tersebut keluar Jabodetabek menuju daerah-daerah utama di Pulau Jawa. Ada juga yang ke Sumatera. Dalam penjelasan lebih lanjut, Adita menyebut data ini sejak 22 April.

"Dari catatan yang telah kami peroleh dari posko monitoring yang ada di Kementerian Perhubungan, sudah tercatat lebih dari 1,5 juta orang keluar dari Jabodetabek menuju beberapa daerah utama, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan juga menuju Sumatera melalui pintunya itu di Lampung, khususnya ketika melakukan perjalanan darat dan penerbangan," kata Adita.

Dari catatan yang sama, Adita menyebut hingga 11 Mei ini atau masih dalam periode peniadaan mudik, ada penurunan aktivitas perjalanan. Untuk diketahui, periode peniadaan mudik berlangsung sejak 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

"Dari catatan kami juga, sampai dengan tanggal 11 Mei tahun 2021, tercatat di masa peniadaan mudik ini terjadi penurunan aktivitas perjalanan menggunakan transportasi umum itu sangat signifikan," ujar Adita.

Adita memerinci angka-angka penurunan perjalanan menggunakan transportasi umum. Data-data yang disampaikan ini, katanya, ialah data dari 6 Mei hingga 11 Mei 2021.

"Untuk angkutan jalan turunnya adalah sekitar 86 persen jika dibandingkan dengan masa pengetatan persyaratan perjalanan. Sedangkan untuk angkutan penyeberangan sekitar 62 persen, angkutan laut 30 persen, kereta api 88 persen, dan memang yang paling signifikan angkutan udara turun hingga 93 persen jika dibandingkan dengan masa pengetatan syarat perjalanan," imbuh Adita.

"Perlu diingat bahwa masa peniadaan itu mulai tanggal 6 sehingga data yang kami sampaikan tadi adalah tanggal 6 sampai dengan 11 Mei 2021," kata dia.

Data ini, kata Adita, menandakan masyarakat memang mematuhi ketentuan karena penurunan perjalanan ini cukup signifikan di semua moda transportasi.

"Dan diharapkan ini juga akan terus bisa berlangsung sampai dengan nanti masa peniadaan dan juga tentunya pada masa pengetatan syarat perjalanan," kata Adita.

Terkait data 1,5 juta orang keluar Jabodetabek, Adita Irawati, dalam sesi tanya jawab usai pemaparan Dirjen Hubdat Kemenhub, menekankan kalau data ini diambil dari monitoring sejak tanggal 22 April.

Simak juga 'Soal Larangan Mudik, Kapolri: Maaf dan Mohon Maklum':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/imk)