Ortu Marahi Kasir karena Biarkan Anak Top Up Game Rp 800 Ribu, Ini Kata KPAI

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 15:57 WIB
Jakarta -

Orang tua memarahi kasir Indomaret gara-gara anak membeli voucher game online senilai Rp 800 ribu. Peristiwa ini viral lewat media sosial. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyeru semua pihak untuk melindungi anak-anak dari pengaruh negatif game.

"Dalam perspektif perlindungan anak maka negara, pemerintah, pemerintah daerah, korporasi, keluarga, dan orang tua perlu memberikan proteksi," kata Ketua KPAI Susanto kepada detikcom, Rabu (12/5/2021).

Dalam situasi Pandemi COVID-19, menurut KPAI, anak semakin melekat dengan permainan yang dijalankan di ponsel pintar itu. Bahkan sebagian besar waktu penggunaan gawai oleh si anak bukan untuk belajar, melainkan untuk bermain.

"Hasil survei KPAI tahun 2020, anak menggunakan gadget di luar kepentingan belajar lima jam lebih per hari mencapai 25%," kata Susanto.

Dia akan menelaah lebih lanjut perihal peristiwa yang menyedot perhatian itu. Yang jelas, anak perlu dilindungi lewat pendidikan yang baik.

"Jadi dalam kasus tersebut, semua mesti memiliki komitmen yang sama untuk melindungi anak," kata Susanto.

Selanjutnya, sekilas soal ribut-ribut di Indomaret ini:

Selanjutnya
Halaman
1 2