Pengurus PB HMI Apresiasi Program Presisi Kapolri: Jawab Kebutuhan Warga

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 12:44 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin upacara kenaikan pangkat 6 pati
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Foto: Dok. Polri
Jakarta -

PB HMI mengapresiasi Jenderal Listyo Sigit Prabowo di masa 100 hari kerjanya sebagai Kapolri. Upaya Sigit melakukan berbagai perbaikan di internal Polri hingga terobosan-terobosan yang dilakukan dinilai berdampak positif ke masyarakat.

Sejak dilantik pada 27 Januari 2021 lalu, Listyo Sigit mengusung tema besar Polri Presisi yang diterjemahkan menjadi 16 program, 51 giat dan 177 aksi. Bendahara Umum PB HMI Abdul Rabbi Syahrir mengatakan, dampaknya mulai terlihat saat ini.

"Tak berlebihan kiranya kami menyampaikan bahwa program Presisi Polri mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan menghadirkan rasa aman dan nyaman di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata Abdul Rabbi dalam rilis kepada wartawan, Rabu (12/5/2021).

Profesionalisme penegakan hukum menurutnya menunjukkan peningkatan yang ditandai dengan kehadiran Polri untuk memberantas tindakan kriminal baik di eksternal maupun di internal. Listyo Sigit dinilai tegas dan tanpa pandang bulu.

Abdul Rabbi juga bicara soal terobosan Kapolri lewat program e-TLE untuk meminimalisir pungli yang tidak disetorkan ke kas negara. Pungli menurutnya selama ini sangat merugikan masyarakat.

"Program e-TLE ini adalah salah satu langkah maju dan adaptasi Polri terhadap perkembangan teknologi," ujarnya.

"Tak heran ketika hasil survei dari Indonesian Presidential Studies (IPS) memperlihatkan bahwa sebanyak 76,5 % publik puas terhadap kinerja Polri," sambungnya.

Abdul Rabbi berharap Kapolri terus bekerja keras mewujudkan Polri yang Presisi. Dengan demikian, Polri akan makin dicintai masyarakat.

"Semoga ke depannya institusi Polri terus melakukan terobosan-terobosan dan inovasi kebijakan agar mampu menghadirkan pelayanan yang semakin prima dan inovasi kebijakan (program) sehingga institusi Polri yang profesional humanis dan berkeadilan mampu kita wujudkan bersama," ucapnya.

(hri/fjp)